Informasi › Berita
  • Lestarikan Layang-Layang Khas Bali, Sekha Pelayang Badung Gelar SPB Fest IV

    Admin Web Badung

    Senin, 6 Juli 2026 09:01 WITA | 40 kali dibaca

    Lestarikan Layang-Layang Khas Bali, Sekha Pelayang Badung Gelar SPB Fest IV
    Foto : Lestarikan Layang-layang Khas Bali, Sekha Pelayang Badung Gelar Spb Fest Iv

    Sebagai bentuk kecintaan terhadap layang-layang tradisional yang menjadi bagian dari kebudayaan Bali, Sekha Pelayang Badung (SPB) menggelar festival bertajuk SPB Fest IV di Pantai Mertasari, Denpasar, selama dua hari, 4–5 Juli 2026. Ajang yang mempertemukan komunitas layang-layang (rare angon) se-Bali itu dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Sabtu (4/7).

     

    Ketua Sekha Pelayang Badung, I Gusti Agung Andra Sanjaya atau yang akrab disapa Gung Andra, mengatakan komunitas tersebut telah terbentuk sejak 2023 dengan anggota yang tersebar dari Badung Utara hingga Badung Selatan.

     

    Menurutnya, penyelenggaraan SPB Fest tahun ini merupakan yang keempat kalinya digelar. Pada 2026, festival ini diikuti sekitar 1.200 layang-layang dari berbagai jenis dan ukuran. “Setiap tahun antusiasme peserta terus meningkat,” ujar Andra Sanjaya.

     

    Ia menambahkan, festival ini juga menjadi wadah untuk mengajak generasi muda ikut berkontribusi dalam pelestarian seni layang-layang tradisional Bali, sehingga budaya tersebut tetap terjaga dan dapat terus dikembangkan. “Kami berharap generasi muda Bali tetap eling terhadap pentingnya melestarikan layang-layang tradisional Bali,” katanya.

     

    Sementara itu, Ketua Panitia SPB Fest IV, I Wayan Hendra, menjelaskan bahwa lomba tahun ini mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya Pecukan Remaja, Bebean Remaja, Janggan Buntut Remaja, Bebean Size, Janggan Medium, Janggan Buntut Dewasa, Bebean Dewasa, Pecukan Dewasa, Janggan Buntut Big Size, dan Cotekan. Selain itu, penilaian tetap mengacu pada pakem layangan tradisional Bali, seperti suara guangan, elogan, serta keharmonisan layangan.

     

    “Semoga ke depan peserta yang ikut semakin banyak dan antusiasme terhadap kegiatan Sekha Pelayang Badung terus meningkat,” ujar Hendra.

     

    Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Sekha Pelayang Badung yang dinilai konsisten menyelenggarakan festival tersebut sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya Bali.

     

    “Atas nama pemerintah, saya mengapresiasi dan berterima kasih karena tim pelayang Badung secara konsisten menyelenggarakan lomba layang-layang ini,” kata Adi Arnawa.

     

    Ia menegaskan, SPB Fest IV bukan semata-mata ajang kompetisi untuk meraih juara, tetapi juga memiliki makna penting dalam menjaga warisan budaya Bali.

     

    “Kita bukan hanya sekadar mengejar juara, tetapi di balik kegiatan ini ada semangat pelestarian budaya. Layang-layang menjadi salah satu pesona pariwisata di Badung dan Bali,” ujarnya.

     

    Pembukaan SPB Fest IV turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Badung sekaligus pembina Sekha Pelayang Badung I Gusti Anom Gumanti, Wakil Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Yudana, Ketua Pelangi Denpasar, perwakilan Desa Intaran, Ketua Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, serta peserta dan panitia. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan uang pembinaan sebesar lima puluh juta rupiah


    Bagikan

TENTANG

Pemerintah Kabupaten Badung

Ini adalah website resmi Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.

Alamat
Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

Media Sosial

KONTAK KAMI

  • Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

  • diskominfo@badungkab.go.id

  • www.badungkab.go.id

FACEBOOK