Informasi › Berita
  • Dinas Perikanan Badung Bagikan 6.200 Paket Olahan Ikan pada 2026, Dorong Percepatan Penurunan Stunting melalui Program Gemarikan

    Admin Web Badung

    Rabu, 11 Maret 2026 15:16 WITA | 92 kali dibaca

    Dinas Perikanan Badung Bagikan 6.200 Paket Olahan Ikan pada 2026, Dorong Percepatan Penurunan Stunting melalui Program Gemarikan
    Foto : Dinas Perikanan Badung Bagikan 6.200 Paket Olahan Ikan Pada 2026, Dorong Percepatan Penurunan Stunting Melalui Program Gemarikan

    Dinas Perikanan Kabupaten Badung kembali menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) pada tahun 2026 dengan menyalurkan total 6.200 paket olahan ikan kepada masyarakat. 

     

    Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta kelompok masyarakat beresiko stunting sebagai upaya meningkatkan asupan gizi sekaligus mendorong budaya konsumsi ikan di Kabupaten Badung.

     

    Kegiatan Gemarikan tahun 2026 diawali di Wantilan Pura Dalem Desa Mengwi, Mengwi, Rabu (11/3/2026). Program ini akan dilaksanakan di sepuluh desa di Kabupaten Badung dengan pembagian paket olahan ikan secara bertahap.

     

    Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa pada tahun ini pemerintah menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stuting yang akan dibagikan dalam sepuluh tahap kegiatan di sepuluh desa sasaran masing-masing 200 paket. “Pada kegiatan pertama di Desa Mengwi ini kami menyalurkan paket olahan ikan sebagai bagian dari rangkaian program tahun 2026. Secara khusus paket ini diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujarnya.

     

    Selain itu, Dinas Perikanan juga menyalurkan 350 paket olahan ikan setiap bulan yang menyasar  balita yang membutuhkan peningkatan status gizi atau yang berpotensi mengalami stunting. Dengan tambahan berbagai kegiatan distribusi lainnya sepanjang tahun, total paket olahan ikan yang akan dibagikan kepada masyarakat Badung pada tahun 2026 mencapai 6.200 paket.

     

    "Jenis olahan ikan yang diberikan kepada masyarakat antara lain ikan nila, ikan lele, serta abon tuna siap konsumsi. Seluruh bahan baku ikan tersebut berasal dari para pembudidaya ikan yang ada di Kabupaten Badung sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal", lanjut Suardana

     

    Ia berharap melalui program Gemarikan, masyarakat tidak hanya mengonsumsi ikan saat menerima bantuan paket saja, tetapi juga menjadikan ikan sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari. “Harapannya setelah menerima paket olahan ikan ini, masyarakat semakin tertarik untuk mengonsumsi ikan secara rutin. Dengan begitu, kesehatan khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dapat semakin meningkat,” jelasnya.

     

    Namun, pelaksanaan program ini juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam sektor budidaya ikan. "Kondisi cuaca yang kurang mendukung berdampak pada proses produksi ikan di wilayah Badung. Selain itu, beragam pilihan lauk yang dikonsumsi masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan minat konsumsi ikan", ungkapnya. 

     

    Meski demikian, pihaknya optimistis program Gemarikan dapat berjalan optimal melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan paket olahan ikan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan, DP2KBP3A Badung, DiskopUKMP Badung, Camat Mengwi, Perbekel Desa Mengwi, Bendesa Adat, serta undangan terkait lainnya.


    Bagikan

TENTANG

Pemerintah Kabupaten Badung

Ini adalah website resmi Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.

Alamat
Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

Media Sosial

KONTAK KAMI

  • Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

  • 0361 419888

  • diskominfo@badungkab.go.id

  • www.badungkab.go.id

FACEBOOK