Diskerpus Badung Gelar Bimtek Pembuatan Pejati dan Dapetan Tumpeng Pitu

  • 2021-09-21 09:45:02
  • Oleh: badungkab
  • Dibaca: - Pengunjung
Diskerpus Badung Gelar Bimtek Pembuatan Pejati dan Dapetan Tumpeng Pitu

Untuk tetap menghidupkan eksistensi perempuan Bali ditengah Pandemi Covid-19, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kabupaten Badung melaksanakan Bimbingan teknis (Bimtek) pembuatan Banten Pejati dan Dapetan Tumpeng Pitu (7). Acara Bimtek dibuka oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Badung Nyoman Ayu Wiratini di Gedung Layanan Sastra Mangutama Wali Pustaka Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kab. Badung, dengan menghadirkan narasumber Gusti Agung Istri Parwati dari Kementerian Agama Kabupaten Badung. Peserta terdiri dari para ibu Dharma Wanita serta staf dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung. Senin (20/9).

     Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan mengatakan, walau ditengah pandemi Covid-19 untuk tetap menjaga nafas kehidupan perempuan Bali kami mencoba dan terus bergerak bersama untuk menjaga adat seni dan budaya Bali. Mejejaitan atau Pembuatan bebantenan dan Banten yang menjadi sarana dan kelengkapan dalam upakara dan upacara di Bali tentu menjadi roh bagi perempuan Bali. Ini juga sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan Pemerintah Wajib Untuk Menjamin Kelangsungan Penyelenggaraan Perpustakaan Sebagai Pusat Dan Sumber Belajar Sehingga Terjaminnya Layanan Secara Merata. Hal ini membuktikan kepedulian pemerintah dalam mencerdaskan setiap anak bangsa di Indonesia. Bintek pembuatan pejati dan dapetan tumpeng pitu ini tetap melakukan prokes kesehatan. Dan ini bertujuan untuk menambah bekal dan pengetahuan terkait dengan bebantenan yang hampir setiap saat hadir di depan kita semua, para ibu-ibu dan perempuan Bali. Kami berharap kepada seluruh peserta bintek ini dapat menjadikan refrensi dalam pembuatan banten yang akan di aturkan sesuai dengan sastra dan aturan yang benar" jelasnya.

     Sesuai dengan apa yang telah diamanatkan tersebut maka kami menganggap bahwa pendidikan dan pelatihan itu sangatlah penting dalam mencerdaskan kehidupan Bangsa. Demikian juga terkait pelatihan pembuatan banten pejati dan dapetan tumpeng pitu yang merupakan warisan para leluhur kita di Bali patut kita hargai dan syukuri. Harapan kami dalam mewujudkan perpustakaan yang berbasis inklusi sosial kegiatan pelestarian agama adat seni dan budaya ini dapat memberikan yang terbaik bagi kita semua umat sedharma dalam menjalankan kehidupan ini. Marilah bersama-sama berupaya selalu mempertahankan kelestarian seni, adat dan budaya tersebut dari hal-hal kecil yang bisa kita buat dan lakukan sehari-hari seperti pembuatan Banten ini. Kami berharap para peserta pelatihan ini dapat mengikuti dengan baik dan semoga pembuatan banten pejati dan dapetan tumpeng pitu sebagai pedoman upacara sehari hari dapat dipahami secara baik sesuai lontar dan sastra. "Kedepannya para peserta dari pelatihan ini mampu mengembangkan dan meningkatkan menjadi usaha mandiri sebagai penambahan penghasilan keluarga serta menanamkan budi pekerti yang baik dan akhirnya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Badung. Dan dapat bermanfaat bagi kita semua," imbuhnya.

     Ketua Panitia Bimbingan teknis Pembuatan Pejati dan Dapetan Tumpeng Pitu, Ni Made Dartini dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan dari diadakannya bimtek ini adalah untuk tetap menggerakkan eksistensi perempuan Bali dan ikut mengajegkan seni adat dan Budaya Bali di tengah arus gelombang dunia global. Bintek ini dilaksanakan hanya satu hari saja. Dimana para peserta yang berjumlah 20 orang terdiri dari para ibu dharma wanita dan para staf dari lingkungan Dinas Kearsipan Kabupaten Badung. Kami berharap kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan bimbingan teknis pelestarian budaya dalam pembuatan pejati dan dapetan tumpeng pitu ini dapat mengikuti dengan baik. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang positif bagi semua" pungkasnya.

 

Caption:

Diskerpus Badung saat menggelar Bimtek Pembuatan Pejati dan Dapetan Tumpeng Pitu di Gedung Layanan Sastra Mangutama Wali Pustaka Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Senin (20/9).