Informasi › Berita
-
Bupati Giri Prasta Apresiasi Krama Br. Bedauh, Carangsari, Guyub Laksanakan Karya Memukur di Tengah Pandemi, Dengan Tetap Patuhi Prokes
Admin Web Badung
Rabu, 16 Juni 2021 11:01 WITA | 1004 kali dibaca
Foto : Bupati Giri Prasta Apresiasi Krama Br. Bedauh, Carangsari, Guyub Laksanakan Karya Memukur Di Tengah Pandemi, Dengan Tetap Patuhi Prokes Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi dan dukungan terhadap karya memukur yang dilaksanakan krama Banjar Bedauh, Desa Carangsari, Kecamatan Petang. Meskipun masa pandemi krama banjar tetap guyub melaksanakan yadnya sebagai sebuah tanggungjawab dan dharmaning leluhur dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. "Kami atas nama Pemkab. Badung merasa bangga melihat gotong-royong krama Br. Bedauh sehingga mampu melaksanakan karya memukur seperti ini, terlebih di tengah wabah covid-19. Namun kami ingatkan krama banjar tetap mematuhi protokol kesehatan," jelas Bupati Giri Prasta saat menghadiri upacara Ngengget Don Bingin lan Ngajum Puspa sebagai rangkaian Karya Memukur di Br. Bedauh, Carangsari, Selasa (15/6). Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Laka, anggota DPRD Badung Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yuda, Camat Petang I Wayan Darma serta tokoh masyarakat.
Lebih lanjut Giri Prasta mengharapkan kepada krama yang memiliki sawa agar betul-betul mengikuti jalannya karya mulai dari awal hingga ngelinggihang ring pemerajan (rong tiga) serta didasari atas hati yang tulus iklas. Diharapkan pula pelaksanaan karya sesuai sastra agama Hindu serta yang terpenting guyub ring pasemetonan. "Dalam pelaksanaan karya atiwa tiwa, atma wedana lan sarwa prakerti ini, beberapa hal yang patut dipahami. Mulai dari murwa daksina dengan menggunakan sapi gading atau sapi selem batu, yang akan mengantarkan atma menuju surga. Selain itu dalam prosesi meajar-ajar ada yang disebut catur loka pala. Meajar-ajar ke Utara di Pura Beratan, Barat ke Batu Kau, Selatan ke Uluwatu, dan Timur ke Goa Lawah. Yang terakhir dan utama adalah saat ngelinggihang disebut dewa pretista bermakna menyatukan bumi dengan langit dengan konsep padu muka," pungkasnya.
Sementara Kelian Adat Br. Bedauh I Made Suada selaku manggala karya, menyampaikan, karya nyekah ini sudah diawali paruman krama banjar yang dilaksanakan tiga bulan lalu. Untuk tahun ini nyekah diikuti sebanyak 16 sawa/puspa, metatah/potong gigi 34 orang. Biaya upacara bersumber dari pemilik sawa dan dari para donatur. Dudonan karya, dimulai sejak 2 Juni dengan upacara nyukat karang, 11 Juni ngingsah, 15 Juni ngangget don bingin, ngajum lan ngekeb, puncak karya 16 Juni. Sedangkan 17 Juni dilanjutkan nyegara gunung dan melinggih di merajan soang-soang.
Caption :
Bupati Giri Prasta saat menghadiri upacara Ngengget Don Bingin lan Ngajum Puspa di Br. Bedauh, Carangsari, Selasa (15/6).
Bagikan
Bupati Adi Arnawa Tegaskan Komitmen Pemkab Badung ...
- 1 hari yang lalu
Bappeda Badung Gelar Musrenbang RKPD Kecamatan 202...
- 1 hari yang lalu
Bupati Adi Arnawa Tegaskan Kesiapan Badung Kawal P...
- 2 hari yang lalu
Rayakan Usia 60 Tahun, ST Tri Eka Dharma Dorong Kr...
- 3 hari yang lalu
Bupati Adi Arnawa Rancang Program Beasiswa SMA dan...
- 3 hari yang lalu
-
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA -
Open Recruitment DIREKSI Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:02 WITA




