BK3S Prov. Bali Gelar Pembinaan Lansia Berbasis Masyarakat di Badung

  • 2013-09-17 09:27:00
  • Admin
  • 527 Pengunjung
BK3S Prov. Bali Gelar Pembinaan Lansia Berbasis Masyarakat di Badung
Bupati Gde Agung menekankan, hal ini juga menunjukkan bahwa Pemkab. Badung fokus terhadap program pemberdayaan masyarakat lanjut usia karena pada fase ini kualitas para lanjut usia akan mengalami penurunan baik fisik, psikologis maupun sosial. “Kami Pemerintah Kabupaten Badung dan semua pihak baik swasta maupun lembaga organisasi sosial ikut secara bersama-sama peduli dan berpartisipasi atas keberadaan para lanjut usia, agar para lansia tetap sehat dan bahagia dalam keluarga,” imbuhnya.
 
Acara tersebut dihadiri Ketua Umum K3S Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika, Ketua 1 TP PKK Provinsi Bali Ny. Dayu Sudikerta, Ketua TP PKK Kab. Badung Ny. Ratna Gde Agung, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Badung Ny. Kompyang R. Swandika, pimpinan SKPD terkait serta para lansia Desa Mengwi. Acara diisi pemeriksaan kesehatan, pameran potensi desa Mengwi serta penyerahan bantuan kepada Panti Asuhan maupun penyandang cacat.
 
Sementara itu Ketua Umum K3S Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika mengatakan, kegiatan pembinaan lansia berbasis masyarakat tahun 2013 ini dilaksanakan di dua desa yakni di Desa Mengwi, Kabupaten Badung dan Desa Seraya, Kabupaten Karangasem dengan sasaran masing-masing desa sebanyak 50 lansia binaan. Meskipun belum menyasar seluruh lansia, namun kegiatan ini diharapkan sebagai motivator bagi lansia khususnya keluarga pemilik lansia maupun masyarakat sehingga selalu peduli terhada lansia yang ada di desanya masing-masing. Hal ini sejalan dengan hakekat dan amanat UU No. 13 tahun 1998 tantang kesejahteraan lanjut usia terutama pasal 8 memuat, dimana pemerintah, masyarakat dan keluarga bertanggungjawab atas terwujudnya upaya peningkatan kesejahteraan sosial lansia sehingga nantinya diharapkan para lansia tetap dapat melaksanakan fungsi sosialnya dan berperan adil secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.  “Kita harus antisipasi keberadaan lansia yang rentan terhadap penyakit dan serta mental yang relatif kurang stabil. Oleh karenanya mari kita memberi perhatian lebih kepada lansia,” jelasnya.