SMPN 2 Kuta Dinilai Tim Lomba Wawasan Wiyata Mandala Prov. Bali

  • 2013-09-16 08:52:00
  • Admin
  • 451 Pengunjung
SMPN 2 Kuta Dinilai Tim Lomba Wawasan Wiyata Mandala Prov. Bali
Kepala sekolah SMPN 2 Kuta Drs. I Nyoman Wertha, SPd melaporkan, sekolah telah melaksanakan 5 bagian pokok yang saling berkaitan dan berperan dalam WWM yakni sekolah sebagai lingkungan pendidikan, wewenang dan tanggung jawab kepala sekolah, hubungan anatar guru dan orang tua siswa yang baik, warga sekolah ikut menjaga martabat dan citra guru serta hubungan sekolah dan masyarakat sekitarnya yang harmonis.
 
 Dalam sambutan Bupati Badung yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan, Olah Raga dan Pemuda Kab. Badung I Ketut Widia Astika dikatakan, dalam LWWM juara bukanlah tujuan akhir melainkan langkah awal menggali dan meningkatkan potensi sekolah, termasuk didalamnya siswa dan guru. Disamping itu juga untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan dari aspek yang dinilai, sehingga diharapkan sekolah yang berwawasan Wiyata Mandala dapat menjadi potret sekolah serta parameter keberhasilan pendidikan, ditinjau dari peran serta pemerintah, kerjasama antar guru dengan seluruh warga sekolah, pegawai, siswa, orang tua siswa dan masyarakat sekitarnya.
 
Sementara itu Ketua Tim Penilai LWWM Provinsi Bali Drs. I.B. Oka Windusara, Msi yang juga Kasi Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Disdikpora Prov. Bali mengungkapkan LWWM salah satunya bertujuan untuk merangsang, mendorong, memotivasi serta membina tumbuh kembangnya upaya peningkatan mutu layanan dan kinerja oleh seluruh warga sekolah yang pada umumnya didukung oleh masyarakat.
 
Lebih lanjut dikatakan dengan pelaksanaan lomba ini diharapkan dapat mendorong dan memberikan motivasi bagi sekolah untuk meningkatkan mutu sekolahnya secara bertahap, berkelanjutan, terencana, kompetitif baik ditingkat kabupaten atau kota, provinsi, nasional bahkan internasional.
 
Dalam LWWM penilaiannya dilaksanakan pada 3 aspek. Adapun aspek tersebut aspek penataan lingkungan termasuk didalamnya sarana prasarana sekolah, aspek pengelolaan administrasi dan aspek kegiatan pembelajaran.