Bupati Badung Buka Pertandingan Pencak Silat Porprov.

  • 2013-09-10 08:50:00
  • Admin
  • 160 Pengunjung
Bupati Badung Buka Pertandingan Pencak Silat Porprov.
Dalam sambutannya Gde Agung menekankan bahwa pertandingan pencak silat merupakan salah satu kegiatan dalam rangka pengembangan dan pembinaan tatanan gerak yang etis, estetis serta teknik gerak pencak silat yang efektif dan juga sebagai sarana untuk menjalin persahabatan, persaudaraan, mengembangkan jiwa, semangat kesatria dengan keluhuran budi serta membina jasmani yang sehat. Gde Agung merasa bangga atas upaya para pelatih, sesepuh dan pengurus IPSI se-Bali karena telah melakukan pembinaan kepada atlet-atlet pencak silat yang dapat menunjang peningkatan prestasi para pesilat di Bali. Hal ini terbukti dengan sumbangsih para pesilat Provinsi Bali pada setiap event nasional maupun internasional. Dimana pada PON XVIII tahun 2012 lalu, pesilat Bali menyumbangkan 6 emas dan 1 perak dari total perolehan 15 emas kontingen provinsi bali sehingga dapat mendongkrak prestasi Bali berada diperingkat 9. Pada ajang Sea Games Myanmar yang akan datang, IPSI Bali menyumbangkan 6 atlet untuk kontingen Indonesia dimana hampir semua pesilat di nomor seni/TGR adalah pesilat-pesilat dari Bali. “Kami berharap hal ini tentunya akan menjadi pendorong bagi insan pencak silat untuk terus bekerja keras, berdisiplin dan bertanggung jawab agar dapat berperan aktif dalam memajukan pencak silat sehingga dapat membentuk generasi muda yang berprestasi dan berbudi luhur,” jelasnya.
 
Bupati Badung ini juga mengharapkan cabor pencak silat porprov ini dapat berlangsung dengan baik dan para atlet dalam bertanding mampu mengedepankan sikap kesatria dan sportifitas yang tinggi. “Dipundak para atlet kami titipkan prestasi dan pretise dunia persilatan Bali yang kita cintai ini. Bertindaklah sportif, hargai setiap keputusan pengadil pertandingan, menang adalah penting dalam sebuah pertandingan namun jauh dari pada itu lebih penting adalah rasa kekeluargaan dan kebersamaan kita sebagai sesama pecinta pencak silat,” katanya seraya menambahkan bahwa seni bela diri pencak silat sungguh mengakar dalam kehidupan masyarakat dan perguruan pencak silat di provinsi Bali telah terbukti mampu mengantarkan reputasi daerah dalam event-event olahraga, baik ditingkat lokal, nasional maupun dunia internasional.
 
            Lebih lanjut kepada para wasit Gde Agung juga berharap agar menjadikan setiap pertandingan/kejuaraan sebagai pembelajaran untuk menambah pengalaman dalam memimpin pertandingan. “Jadikanlah semua atlet sebagai anak didik anda sendiri, karena siapapun yang akan menang maka mereka yang akan mewakili insan persilatan Bali pada event-event yang lebih tinggi,” terangnya.