Bali Democracy Forum Kembali Digelar di Nusa Dua

  • 2013-09-09 08:49:00
  • Admin
  • 445 Pengunjung
Bali Democracy Forum Kembali Digelar di Nusa Dua
Busyra Basnur mengatakan bahwa ajang BDF ke-6 di Bali ini akan memiliki makna yang sangat penting bagi Indonesia di mata dunia, mengingat BDF akan menjadi forum tidak hanya bagi Negara-negara di kawasan tapi hingga ke luar kawasan. Ini terbukti semakin banyaknya peserta dan pemantau yang hadir pada forum demokrasi tahunan ini. BDF ke-6 tahun ini dimana Kementerian Luar Negeri Indonesia selaku penyelenggara telah merancang tema yakni “Transisi Demokrasi, Tantangan dan Kesempatannya”. BDF akan diadakan dari tanggal 7-8 November 2013 mendatang.
 
Sementara itu Bupati Badung A.A. Gde agung yang didampingi oleh sejumlah SKPD terkait diantaranya Kepala Kesbangpol Linmas I Made Witna, Kadispenda I Wayan Adi Arnawa, Kasatpol PP I Ketut Martha, Kadis DKP Putu Eka Merthawan, Kabag Humas dan Protokol A.A. Gede Raka Yuda serta Kabid Ekonomi Bappeda Litbang I Nyoman Wirya, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung amat sangat menyambut baik berbagai event MICE termasuk kegiatan Bali Democracy Forum yang merupakan ajang tahunan pertemuan Demokrasi yang sekaligus menjadi media pendidikan politik ini. Seraya menyatakan akan memberikan dukungan riil di lapangan sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan lancar mengingat hal ini merupakan kehormatan bangsa dan Negara yang harus dijaga dengan baik,” tandasnya.
 
Dibagian lainnya Gde Agung juga menegaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten Badung sepanjang dilakukan koordinasi dengan baik telah berkomitmen untuk memberikan dukungan secara total baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Untuk di dalam ruangan Bupati Gde Agung bahkan telah mempersiapkan sejumlah tarian penyambutan berikut dengan tabuh pengiringnya sehingga tidak terkesan menoton dari tahun ke tahun. Demikian pula berkenaan dengan media publikasi luar ruangan, Bupati Gde Agung menegaskan, pihaknya juga akan memberi dukungan penuh mulai dari pencetakan, pemasangan hingga pencabutan media luar ruangan seperti baliho, benner, umbul-umbul bahkan siap untuk membebaskan pajak sepanjang tidak ada sponsor. Berkenaan dengan kesiapan masyarakat Kabupaten Badung untuk menyambut berbagai event regional dan internasional ini Gde Agung mengungkapkan rasa optimisnya yang mendalam mengingat masyarakat Badung, khususnya masyarakat Nusa Dua dan Kuta adalah masyarakat pariwisata yang senantiasa siap untuk turut menjaga kelestarian lingkungan serta kenyamanan dan keamanan diwilayahnya. “Bila tidak aman itu artinya seperti membalikan periuk nasi sendiri,” pengkasnya.