Informasi › Berita
-
Karang Taruna Dharma Santosa Mambal Masuk Nominasi Lima Besar Berprestasi Tingkat Nasional 2026
I NYOMAN GEDE ARDI YANA PUTRA, S.KOM
Rabu, 14 Oktober 2026 16:23 WITA | 39 kali dibaca
Foto : Karang Taruna Dharma Santosa Mambal Masuk Nominasi Lima Besar Berprestasi Tingkat Nasional 2026 Karang Taruna Dharma Santosa Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, berhasil masuk nominasi lima besar dalam penilaian Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026. Penilaian tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Mambal dan Balai Banjar Undagi, dengan agenda peninjauan langsung terhadap program, inovasi, administrasi organisasi, serta dampak pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan.
Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Kemasyarakatan I Made Rentin, yang mewakili Gubernur Bali; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Kabupaten Badung Luh Suryaniti, yang mewakili Bupati Badung; Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani; Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Badung I Made Ponda Wirawan; Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung I Gede Eka Sudarwitha; serta unsur pemerintah Kecamatan Abiansemal, Pemerintah Desa Mambal, Karang Lansia Desa Mambal, dan undangan terkait.
Ketua Karang Taruna Dharma Santosa Desa Mambal, I Made Darmawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa pencapaian nominasi lima besar bukan semata-mata prestasi organisasi, melainkan amanah untuk terus berbenah dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, perjalanan organisasi tersebut berawal dari pengembangan seni budaya melalui Sanggar Seni Budaya Yowana Desa Mambal pada 20 November 2022. Sanggar tersebut kemudian dipercaya menjadi duta Kabupaten Badung pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-45 Tahun 2023.
Pengalaman itu mendorong Karang Taruna Dharma Santosa mengembangkan Taruna Wana, sebuah kolaborasi antara Karang Taruna, Yowana, dan Sekaa Teruna untuk menyatukan potensi serta memperluas partisipasi generasi muda. Karang Taruna berperan mengoordinasikan gerakan, sedangkan sanggar menjadi wadah pelaksanaan kegiatan seni dan budaya.
“Kesempatan menjadi lima besar ini kami maknai bukan sekadar pencapaian, melainkan amanah untuk terus belajar, berbenah, dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” ujar Darmawan.
Mengusung semangat Tumbuh Bersama, Meneduhkan Sesama, Karang Taruna Dharma Santosa mengembangkan gerakan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, perluasan partisipasi, peningkatan kapasitas, serta keberlanjutan regenerasi. Komitmen tersebut diperkuat melalui kepengurusan periode 2026–2031 yang beranggotakan 46 orang, sistem kaderisasi tertulis, serta dokumentasi 90 kegiatan sejak 2021.
Di bidang inovasi, Karang Taruna Dharma Santosa bersama PT Janzz Technology di Swiss untuk menyiapkan program Desa AI & Skills Readiness. Program yang masih dalam tahap persiapan ini diarahkan untuk mengembangkan literasi kecerdasan artifisial, pemetaan keterampilan, serta kesiapan karier generasi muda.
Selain itu, organisasi turut mendorong penguatan Koperasi Konsumen Yowana Dharma Sedana, mendukung Sentra Tenun, serta mendampingi Kelompok Ternak Madu Kele-Kele Tegal Sari bersama Universitas Udayana sejak 2021. Berbagai upaya tersebut diarahkan untuk mengembangkan potensi lokal menjadi kompetensi, produktivitas, dan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Dalam bidang kesejahteraan sosial, Karang Taruna Dharma Santosa memandang pemberdayaan bukan hanya berkaitan dengan pemberian bantuan, tetapi juga penyediaan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dan berkembang. Berdasarkan data Desa Mambal tahun 2026, terdapat 54 warga penyandang disabilitas, termasuk 11 anak.
Bersama berbagai unsur masyarakat, Karang Taruna berupaya memperluas partisipasi melalui kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, gotong royong, serta seni budaya yang inklusif. Pendekatan tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian aktif dalam proses pemberdayaan.
Semangat kolaborasi juga diwujudkan melalui Mambal Cultural Festival pada Maret 2026 yang melibatkan sembilan Sekaa Teruna. Festival tersebut memadukan seni budaya, kreativitas pemuda, pemberdayaan UMKM, edukasi lingkungan, dan kesehatan.
Kegiatan itu melibatkan 20 tenant UMKM dan menarik sekitar 7.000 pengunjung, dengan estimasi perputaran ekonomi sekitar Rp400 juta berdasarkan perhitungan internal penyelenggara. Selain mendorong aktivitas ekonomi, festival tersebut menjadi ruang untuk memperkuat partisipasi, solidaritas, serta kebersamaan antargenerasi.
Darmawan menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, desa adat, mitra, Sekaa Teruna, Yowana, Karang Lansia, dan masyarakat Desa Mambal.
“Karang Taruna tidak dapat tumbuh sendiri. Apa yang kami bangun merupakan buah dari kepercayaan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Taruna yang tumbuh sendiri hanyalah sebatang pohon. Ketika kita tumbuh bersama, kita menjadi wana yang meneduhkan sesama,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan tim juri penilaian Karang Taruna Tingkat Nasional sekaligus Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Karang Taruna Nasional, Agus Maimun, menegaskan bahwa penilaian Karang Taruna Berprestasi tidak semestinya berhenti pada kompetisi, tetapi harus menghasilkan praktik baik yang berkelanjutan dan dapat diterapkan oleh organisasi lain.
Menurutnya, Karang Taruna yang masuk nominasi lima besar diharapkan mampu menjadi percontohan, terutama dalam menyatukan potensi pemuda di tingkat banjar melalui satu wadah organisasi yang terarah.
“Karang Taruna berprestasi harus lebih dari sekadar lomba. Harus ada legacy yang berkelanjutan. Praktik baik yang telah dikembangkan perlu dipertahankan dan dapat direplikasi oleh Karang Taruna lainnya, khususnya di Provinsi Bali,” ujarnya.
Agus menambahkan, penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain organisasi, program dan kegiatan, inovasi, serta dampak positif yang dirasakan masyarakat. Dengan demikian, keberhasilan organisasi tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan, tetapi juga dari manfaat dan keberlanjutan program yang dijalankan.
Gubernur Bali yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Kemasyarakatan, I Made Rentin, menyampaikan bahwa Karang Taruna merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan kesejahteraan sosial, terutama untuk menumbuhkan kepedulian, kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab sosial generasi muda.
Menurut Rentin, pemuda harus mengambil peran aktif sebagai penggerak dan pencipta solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Karang Taruna memiliki posisi strategis dalam memperkuat gotong royong, solidaritas sosial, kegiatan produktif, serta kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama.
Ia menilai, nilai-nilai tersebut sejalan dengan kearifan lokal Bali, khususnya semangat menyama braya, gotong royong, dan filosofi Tri Hita Karana yang mengajarkan keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
Rentin juga menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Dharma Santosa Desa Mambal yang telah mewakili Provinsi Bali dalam penilaian Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026.
Ia berharap organisasi tersebut dapat memaparkan program dan capaian secara terbuka, objektif, dan komprehensif sehingga tim penilai dapat melihat langsung pelaksanaan program kepemudaan, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta keberlanjutan inovasi yang dikembangkan.
Dalam rangkaian penilaian, tim juri mengunjungi sejumlah lokasi di Desa Mambal. Peninjauan diawali di Sekretariat Karang Taruna untuk melihat struktur organisasi, administrasi, dokumentasi kegiatan, serta pemaparan program Desa AI & Skills Readiness.
Tim kemudian mengunjungi Koperasi Konsumen Yowana Dharma Sedana guna melihat keterlibatan Karang Taruna dalam mendorong kemandirian ekonomi, pemberdayaan anggota, pengembangan usaha, dan penguatan jejaring ekonomi masyarakat.
Peninjauan dilanjutkan ke Pertenunan Sari Jepun untuk melihat pendampingan keterampilan menenun, perluasan partisipasi perempuan, pelestarian budaya, serta pengembangan potensi ekonomi kreatif masyarakat.
Lokasi berikutnya adalah Kelompok Ternak Madu Kele-Kele Tegal Sari. Di tempat ini, tim meninjau pemberdayaan kelompok, pengembangan usaha, peningkatan pengetahuan budidaya dan pemasaran, penguatan nilai tambah produk, serta potensi pengembangan eduwisata.
Melalui penilaian tersebut, Karang Taruna Dharma Santosa Desa Mambal diharapkan dapat terus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan sosial, pelestarian budaya, dan pengembangan ekonomi masyarakat. Berbagai praktik baik yang telah dijalankan juga diharapkan menjadi inspirasi bagi Karang Taruna lainnya dalam membangun organisasi yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
Bagikan
Karang Taruna Dharma Santosa Mambal Masuk Nominasi...
- 1 jam yang lalu
Pemkab Badung Hadir di Tengah Antrean BBM, Utamaka...
- 1 jam yang lalu
Kisah Penyintas Bom Bali: Sempat Trauma, hingga Ba...
- 1 hari yang lalu
Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Badung Gaung...
- 1 hari yang lalu
...
- 2 hari yang lalu
-
PENGUMUMAN TENTANG PEMBERITAHUAN MEMPELAJARI BERKAS BANDING (INZAGE)
Rabu, 30 September 2026 09:52 WITA -
PENGUMUMAN TENTANG PEMBERITAHUAN MEMORI BANDING ELEKTRONIK
Rabu, 30 September 2026 09:44 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA




