Informasi › Berita
-
Bupati dan Wabup Badung Instruksikan Jajaran Pantau Antrian BBM Siagakan Petugas Kesehatan di SPBU
I NYOMAN GEDE ARDI YANA PUTRA, S.KOM
Senin, 19 Oktober 2026 10:05 WITA | 22 kali dibaca
Foto : Bupati Dan Wabup Badung Instruksikan Jajaran Pantau Antrian Bbm Siagakan Petugas Kesehatan Di Spbu Antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Bali dan Badung khususnya, mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Di tengah penantian warga untuk memperoleh pasokan BBM, Pemkab Badung berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian pelayanan kesehatan serta rasa aman dan nyaman selama mengantre.
Melihat situasi tersebut, atas arahan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung IB. Surya Suamba bersama jajaran Perangkat Daerah hingga para Camat turun langsung memantau kondisi di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian di tengah situasi antrian panjang tersebut.
Bagi warga yang mengantri, keterbatasan akses terhadap BBM bukan sekadar persoalan menunggu giliran mengisi bahan bakar. Ada pekerjaan yang harus dituntaskan, usaha yang harus tetap berjalan, keluarga yang perlu diantar, serta kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa begitu saja ditunda.
Di tengah kondisi tersebut, perhatian sederhana menjadi berarti, tidak hanya memantau situasi, Pemkab Badung juga menyalurkan air mineral kepada para pengantri serta menyiagakan layanan kesehatan untuk mengantisipasi warga yang mengalami gangguan kesehatan selama menunggu. “Ini merupakan bentuk empati Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat. Kami memahami warga harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM. Karena itu, atas arahan Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati kami hadir untuk memberikan sedikit bantuan berupa air mineral. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang sedang mengantri,” ujar Surya Suamba saat memantau antrean di SPBU Lukluk, Rabu (14/10).
Perhatian terhadap masyarakat tidak cukup hanya dengan memantau antrian. Kondisi warga yang harus menunggu berjam-jam juga perlu diantisipasi terutama terkait kesehatan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.
Untuk itu, Pemkab Badung menyiagakan puskesmas keliling dan ambulans melalui jajaran Dinas Kesehatan. Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan turut dilibatkan untuk membantu menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama antrian berlangsung. “Jangan sampai masyarakat yang sudah harus menunggu lama justru mengalami masalah kesehatan tanpa segera mendapatkan pertolongan. Karena itu, kami siapkan layanan kesehatan agar jika ada warga yang membutuhkan bantuan, bisa segera ditangani,” kata Surya Suamba.
Pemantauan dan pemberian layanan tersebut tidak hanya dilakukan di SPBU Lukluk. Pemkab Badung telah menugaskan para Camat untuk melakukan langkah serupa di wilayah masing-masing dengan dukungan masyarakat dan pihak terkait.
Sejumlah titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan Lukluk, Sembung, Kerobokan, dan Kapal. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) juga dikerahkan untuk membantu pelaksanaan di lapangan, termasuk dalam mendukung pemberian air minum bagi masyarakat yang mengantri.
Langkah antisipasi ini menjadi penting menyusul adanya laporan warga yang mengalami pingsan saat menunggu BBM. Dengan kehadiran petugas dan pelayanan kesehatan di sekitar lokasi antrian, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pertolongan lebih cepat apabila mengalami gangguan kesehatan.
Di sisi lain, Pemkab Badung telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung kelancaran distribusi BBM. Penyaluran dilaporkan mulai berjalan secara bertahap dan terus melakukan koordinasi agar pasokan dapat tersalurkan dengan baik sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Surya Suamba berharap pasokan BBM segera kembali lancar sehingga masyarakat tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam, bahkan hingga setengah hari, hanya untuk mendapatkan bahan bakar. “Mudah-mudahan pasokan BBM segera lancar sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengantri sampai berjam-jam. Kami berharap kondisi ini segera membaik agar aktivitas masyarakat, baik untuk bekerja, menjalankan usaha, maupun memenuhi kebutuhan keluarga, bisa kembali berjalan dengan lebih baik,” ujarnya.
Pemkab Badung mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar, mengutamakan keselamatan, menjaga ketertiban antrian serta saling menghormati sesama pengguna BBM. Masyarakat juga diharapkan mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan bersama.
Bagikan
Badung Perkuat Ekosistem Digital Untuk Tata Kelola...
- 1 jam yang lalu
Karya Ngenteg Linggih Banjar Puseh Sading Bupati ...
- 1 jam yang lalu
Pemkab. Badung Distribusikan Logistik di 38 SPBU...
- 1 jam yang lalu
Sinergi BNN Badung dan Kesbangpol Bunda Anti Nark...
- 1 jam yang lalu
Bupati dan Wabup Badung Instruksikan Jajaran Panta...
- 1 jam yang lalu
-
PENGUMUMAN TENTANG PEMBERITAHUAN MEMPELAJARI BERKAS BANDING (INZAGE)
Rabu, 30 September 2026 09:52 WITA -
PENGUMUMAN TENTANG PEMBERITAHUAN MEMORI BANDING ELEKTRONIK
Rabu, 30 September 2026 09:44 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA




