Informasi › Berita
-
MDA Badung Kukuhkan Pakis, Pecalang, dan Yowana 2026–2031, Siapkan Pemanfaatan Media Digital
I NYOMAN GEDE ARDI YANA PUTRA, S.KOM
Senin, 12 Oktober 2026 10:33 WITA | 84 kali dibaca
Foto : Mda Badung Kukuhkan Pakis, Pecalang, Dan Yowana 2026–2031, Siapkan Pemanfaatan Media Digital Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung mengukuhkan kepengurusan Pasikian Krama Istri (Pakis), Pecalang, dan Yowana Kabupaten Badung masa bakti 2026–2031. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran kelembagaan desa adat dalam menjaga kelestarian tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal Bali, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan upacara piodalan dan pejayan-jayan yang berlangsung di Parhyangan Kantor MDA Kabupaten Badung, Minggu (11/10/2026), bertepatan dengan Tilem Sasih Kapat.
Dalam pengukuhan tersebut, Ny. Rasniathi Adi Arnawa dikukuhkan sebagai Ketua Pakis Kabupaten Badung, I Putu Gede Sugiartha sebagai Ketua Pecalang, dan I Made Yudi Dwipayana sebagai Ketua Yowana se-Kabupaten Badung.
Ketua Panitia, I Ketut Nuridja, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat peran MDA Kabupaten Badung beserta kelembagaan Pakis, Pecalang, dan Yowana dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, seni, budaya, serta kearifan lokal Bali.
Menurutnya, pembentukan dan penetapan prajuru dilaksanakan berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Prosesnya diawali dengan pengajuan calon dari masing-masing kecamatan, kemudian dilanjutkan dengan tes tertulis, wawancara, hingga penetapan prajuru terpilih.
Ia menambahkan, Pecalang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan adat. Sementara itu, keterlibatan Yowana diharapkan semakin memperkuat peran generasi muda dalam melestarikan adat, agama, tradisi, seni, budaya, serta nilai-nilai luhur warisan leluhur.
Bendesa Madya MDA Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Widnyana, mengatakan bahwa pengukuhan tersebut merupakan langkah untuk memperkuat kelembagaan MDA dalam mengayomi desa adat di Kabupaten Badung. Ia juga menyambut baik dukungan dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya melalui Dinas Kebudayaan.
“Banyak cita-cita kami di MDA Kabupaten Badung yang perlu direalisasikan ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penunjukan Ny. Rasniathi Adi Arnawa sebagai Ketua Pakis Kabupaten Badung merupakan hasil kesepakatan melalui paruman MDA Kabupaten Badung. Kehadiran tokoh masyarakat dalam kelembagaan tersebut diharapkan dapat memperluas pengenalan MDA kepada masyarakat sehingga sosialisasi mengenai keberadaan desa adat dan upaya pelestarian budaya dapat berjalan lebih efektif.
“Dengan bantuan tokoh krama utama di Kabupaten Badung, kami berharap MDA semakin dikenal oleh krama dan masyarakat. Dengan demikian, kami akan lebih mudah menyosialisasikan keberadaan desa adat, budaya, serta langkah-langkah bersama pemerintah untuk melestarikan dan memajukan desa adat di berbagai bidang,” katanya.
Widnyana menambahkan, proses penjaringan prajuru dilakukan secara bertahap melalui mekanisme yang sistematis. Calon yang diusulkan oleh desa adat menjalani verifikasi melalui tes tertulis dan wawancara untuk menilai kompetensi serta potensi masing-masing calon sesuai kebutuhan organisasi.
“Semua bahan yang masuk dari desa adat kami olah menjadi komposisi yang sesuai dengan kompetensi atau potensi masing-masing calon, yang kemudian dirumuskan dalam rencana kerja MDA,” jelasnya.
Kedepan, MDA Kabupaten Badung juga berencana mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi dalam pelaksanaan tugas kelembagaan, termasuk penggunaan media digital untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
Menurut Widnyana, modernisasi diperlukan untuk mendukung kemajuan desa adat, tetapi harus tetap menjaga identitas dan karakter tradisional Bali.
“Kalau kita membahas kemajuan, berarti ada inovasi, ada visi ke depan, dan ada modernisasi, tetapi tidak menghilangkan keaslian atau ciri khas tradisionalnya,” tegasnya.
Melalui pengukuhan tersebut, kepengurusan Pakis, Pecalang, dan Yowana diharapkan mampu meningkatkan pengabdian kepada desa adat secara profesional, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga keberlanjutan adat dan budaya Bali.
Sementara itu, Bupati Badung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Luh Suryaniti, menegaskan bahwa pengukuhan Pakis, Pecalang, dan Yowana bukan sekadar pengesahan kepengurusan, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai adat, budaya, keamanan, ketertiban, serta keberlanjutan generasi muda di Kabupaten Badung.
“Pakis memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan kehidupan adat dan menjadi ruang pengabdian bagi masyarakat. Pecalang merupakan kekuatan adat yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat. Sementara itu, Yowana adalah generasi penerus yang akan menentukan wajah adat dan budaya Badung pada masa mendatang,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Bupati Badung berharap kepengurusan yang baru dikukuhkan dapat membangun koordinasi yang semakin kuat serta menjalankan tugas dengan tulus, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Ia juga berpesan agar seluruh unsur yang tergabung dalam Pakis, Pecalang, dan Yowana menjadikan perbedaan sebagai kekuatan serta mengedepankan kebersamaan dalam pengabdian.
“Jadikan pengukuhan hari ini sebagai awal pengabdian yang nyata,” pesannya.
Bagikan
MDA Badung Kukuhkan Pakis, Pecalang, dan Yowana 20...
- 1 jam yang lalu
Kunjungan Jurnalistik Perlinsos Digital, Badung Ja...
- 2 jam yang lalu
Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Badung Libatkan ...
- 3 jam yang lalu
Bawa Nama Badung, 16 Pramuka Penggalang SMPN 4 Kut...
- 3 jam yang lalu
Serangkaian Tumpek Wayang, Pemkab Badung Gelar Aks...
- 3 hari yang lalu
-
PENGUMUMAN TENTANG PEMBERITAHUAN MEMPELAJARI BERKAS BANDING (INZAGE)
Rabu, 30 September 2026 09:52 WITA -
PENGUMUMAN TENTANG PEMBERITAHUAN MEMORI BANDING ELEKTRONIK
Rabu, 30 September 2026 09:44 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA




