Informasi › Berita
  • Pupuk Inklusivitas untuk Mewujudkan Iklim Kebhinekaan yang Kondusif. Seluruh Siswa SD No. 4 Darmasaba Ikuti Workshop Pembuatan Ogoh-Ogoh Mini

    Admin Web Badung

    Selasa, 10 Februari 2026 16:13 WITA | 113 kali dibaca

    Pupuk Inklusivitas untuk Mewujudkan Iklim Kebhinekaan yang Kondusif. Seluruh Siswa SD No. 4 Darmasaba Ikuti Workshop Pembuatan Ogoh-Ogoh Mini
    Foto : Pupuk Inklusivitas Untuk Mewujudkan Iklim Kebhinekaan Yang Kondusif. Seluruh Siswa Sd No. 4 Darmasaba Ikuti Workshop Pembuatan Ogoh-ogoh Mini

    Mangupura, 10 Februari 2026 – SD No. 4 Darmasaba secara resmi menyelenggarakan workshop pembuatan ogoh-ogoh mini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan iklim kebhinekaan dan inklusivitas di lingkungan sekolah. Kegiatan yang digagas oleh Kepala Sekolah, Ni Ketut Sutiarsih, S.Pd., M.Pd, bersama seluruh tenaga pendidik dan kependidikan ini dirancang sebagai bentuk penguatan karakter melalui kegiatan "kumpul kuliah" di sekolah. Program ini melibatkan seluruh siswa tanpa memandang latar belakang, suku, ras agama, dengan visi besar menanamkan nilai toleransi, gotong royong, dan kerjasama sebagai bekal kehidupan bermasyarakat di masa depan.


    Workshop yang dilaksanakan pada hari Selasa (10/02) ini merupakan puncak dari rangkaian proses yang telah dimulai sejak seminggu yang lalu. Sebelumnya, para siswa telah melewati dua kali pertemuan intensif untuk mempelajari dasar-dasar pembuatan. Tahapan awal tersebut mencakup sosialisasi yang dibina oleh para guru,  di mana siswa mulai diperkenalkan pada teknik perakitan rangka serta pemahaman mendasar mengenai proporsi anatomi tubuh ogoh-ogoh.


    Di tahun 2022 SD No. 4 Darmasaba pernah mengadakan kegiatan yang sama, namun tidak tidak mendatangkan narasumber. Siswa siswi hanya dibina dan diajarkan oleh guru dan staf SD No. 4 Darmasaba saja dan juga berkolaborasi dengan orang tua siswa.

     

    Pada sesi kali ini, pihak sekolah meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menghadirkan narasumber ahli, yaitu maestro muda Wiriantika dan Wiriantana yang memang ekspert di bidangnya. Kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan pendalaman materi secara teknis dan estetis, khususnya dalam mendetailkan anatomi tubuh agar karya yang dihasilkan memiliki standar seni yang tinggi. Melalui pendampingan langsung ini, setiap siswa mendapatkan pengalaman belajar yang merata, mulai dari pengenalan struktur hingga teknik pembentukan karakter yang lebih kompleks.

     

    Kepala SD No. 4 Darmasaba, Ni Ketut Sutiarsih, menegaskan bahwa workshop ini bukan sekadar ajang kreativitas seni semata, melainkan sebuah wadah nyata untuk menciptakan ruang inklusif di lingkungan pendidikan. Dalam pernyataannya, beliau juga mengaitkan kegiatan ini dengan capaian Rapor Pendidikan Sekolah yang merupakan hasil evaluasi mutu sesuai kebijakan Kemendikbud terkait kemampuan dasar, literasi, numerasi, karakter siswa, hingga kondisi lingkungan belajar.

     

    "Berdasarkan tiga spektrum warna evaluasi nasional, SD No. 4 Darmasaba saat ini sudah berada di zona hijau, yang artinya kualitas pembelajaran di sini sudah bagus dan sesuai dengan standar nasional," jelas Ni Ketut Sutiarsih. Ia menambahkan bahwa fokus sekolah saat ini adalah mempertahankan prestasi tersebut sembari terus meningkatkan semua indikator dari rapor pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di SD No. 4 Darmasaba, terutama iklim kebinekaan dan inklusivitas di sekolah agar karakter positif siswa semakin tumbuh dan berkembang dengan baik.

     

    Beliau menekankan bahwa melalui "Berproses dan Berkarya Bersama", siswa diajak untuk melihat perbedaan sebagai kekuatan kolaboratif yang mampu menumbuhnya kreativitas, gotong royong, kersamaan, dan saling menghargai "Harapannya, anak-anak di SD No. 4 Darmasaba tidak hanya cerdas secara kompetitif, tetapi bagaimana mereka dapat menumbuhkan nilai-nilai karakter yang tentunya bermakna bagi masyarakat nantinya," ungkapnya.


    Antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh siswa selama kegiatan berlangsung menjadi bukti nyata bahwa semangat inklusivitas dan iklim kebinekaan dapat dipupuk secara efektif melalui pelestarian budaya. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang menghargai keberagaman budaya sekaligus memiliki mentalitas kerjasama yang solid di tengah masyarakat.


    Bagikan

TENTANG

Pemerintah Kabupaten Badung

Ini adalah website resmi Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.

Alamat
Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

Media Sosial

KONTAK KAMI

  • Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

  • 0361 419888

  • diskominfo@badungkab.go.id

  • www.badungkab.go.id

FACEBOOK