RS Mangusada Siapkan Psikiater untuk Pasien yang Trauma Gempa Bumi

  • 21 Agustus 2018
  • Dibaca: 195 Pengunjung
RS Mangusada Siapkan Psikiater untuk Pasien yang Trauma Gempa Bumi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Gempa yang terus mengguncang Lombok hingga terasa di Bali, membuat masyarakat takut hingga trauma.
 
Hal itu juga yang dirasakan sejumlah pasien yang berada di rumah sakit dan mendapat perawatan di gedung bertingkat.
 
Satu di antanya di RSUD Mangusada yang berada di Jalan Raya Kapal, Kapal, Mengwi, Badung, Bali.
 
 
Direktur RSUD Mangusada, dr I Nyoman Gunarta, M.PH mengatakan, pasien memilik rasa takut ketika berada di atas gedung.
 
 
"Kebanyakkan pasien rawat inap yang berada di lantai 3 dan 4 yang takut. Jadi kita ya kita harus antisipasi dan tetap waspada jika terjadi lagi gempa seperti itu," ujarnya.
 
Mengantisiapasi akan adanya gempa susulan, Gunarta pun bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Badung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, Pemadam Kebakaran (Damkar) Badung, Dinas Sosial dan lainnya.
 
 
Belajar dari situasi gempa sebelumnya, Gunarta pun membangun tenda bagi para pasien yang ingin di rawat di luar.
 
Dua tenda, lampu penerangan serta beberapa unit mobil ambulan disiapkan untuk mengantisiapasi hal-hal yang tidak diinginkan.
 
Selain itu juga, Gunarta merespon para pasien yang merasa trauma akabit seringnya gempa yang di rasakan beberapa bulan terakhir ini.
 
"Untuk pasien-pasien yang trauma, kami mempersilahkan apakah beliau (pasien) mau dirawat di lantai bawah atau kembali ke atas. Itu kita kembali serahkan kepada pasien," tuturnya.
 
"Kemudian kita juga sudah siapkan tenaga psikiater untuk memberikan konsuling kepada para pasien-pasien yang trauma dengan hal tersebut," tambahnya.
 
 
Selain beberapa peralatan yang sudah disiapkan RSUD Mangusada, adapun petugas medis dan petugas perlindungan bencana seperti BPBD serta Damkar disediakan untuk membantu para pasien.
 
Petugas-petugas tersebut siap siaga jika dipanggil saat dibutuhkan atau diperlukan untuk membantu masyarakat serta pasien yang ada di RSUD Mangusada, Badung.
 
"Ada beberapa yang akan disiapkan untuk diantisipasi. Seperti 13 petugas dari manajemen, kemudian kepala ruangan dan wakil ruangan ada 26 orang yang siap dipanggil jam berapapun," jelasnya. (*)
  • 21 Agustus 2018
  • Dibaca: 195 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita