Informasi › Berita
-
Petani Subak Tanah Yeng Badung Akui Tanam Padi Lebih Cepat Pakai Sistem PM-AAS
Admin Web Badung
Rabu, 2 September 2026 11:01 WITA | 50 kali dibaca
Foto : Petani Subak Tanah Yeng Badung Akui Tanam Padi Lebih Cepat Pakai Sistem Pm-aas Penerapan teknologi Pertanian Modern-Advance Agricultural System (PM-AAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, disambut positif oleh para petani setempat.
Kehadiran teknologi baru yang memangkas durasi tanam tersebut langsung memantik para buruh tanam harian yang biasa mengandalkan pengerjaan pola manual.
"Kami sangat menyambut baik penerapan sistem PM-AAS ini di subak kami. Proses penanaman jadi jauh lebih cepat dan tidak menguras banyak tenaga," kata salah satu petani Subak Tanah Yeng, Ketut Wijaya, Sabtu (29/8/2026).
Sebelum teknologi ini masuk, para petani di Subak Tanah Yeng harus mengeluarkan biaya ekstra dan waktu lebih lama untuk mengupah banyak buruh tanam.
Penggunaan mesin tanam (seeder) dalam sistem PM-AAS terbukti menekan pengeluaran operasional petani sejak hari pertama penanaman.
"Biasanya kami harus cari banyak orang dan butuh waktu seharian untuk tanam. Pakai alat ini cukup sebentar saja dan biaya operasional bisa ditekan," ujar Wijaya.
Meski sebagian petani di kawasan tersebut sudah mengenal metode tanam benih langsung (Tabela), kehadiran sistem PM-AAS memberikan pendampingan yang lebih terstruktur.
Petani berharap efisiensi ini berbanding lurus dengan peningkatan jumlah panen gabah seperti yang ditargetkan pemerintah.
"Kami berharap hasil panen nanti benar-benar bisa naik sampai 12 ton per hektar. Kalau hasilnya melimpah, otomatis pendapatan kami sebagai petani ikut meningkat," jelasnya.
Para petani pun berharap Pemkab Badung terus mengawal ketersediaan sarana pendukung seperti bibit unggul dan pupuk hingga masa panen tiba. Dukungan keberlanjutan dinilai penting agar seluruh subak di wilayah Badung bisa mengadopsi sistem modern ini secara serentak.
"Kami minta pemerintah rutin mendampingi dan memastikan bantuan pupuk serta bibit lancar. Kalau lancar, semua petani pasti mau beralih ke sistem ini," pungkas Wijaya
Bagikan
Petani Subak Tanah Yeng Badung Akui Tanam Padi Leb...
- 1 jam yang lalu
Pemkab Badung Bentuk Agen Perubahan untuk Mengubah...
- 22 jam yang lalu
FKUB dan GOW Badung Berkolaborasi Perkuat Tolerans...
- 1 hari yang lalu
Bupati Adi Arnawa Apresiasi Semangat Gotong Royong...
- 1 hari yang lalu
Sekda Badung Pimpin Evaluasi Realisasi Fisik dan K...
- 1 hari yang lalu
-
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA -
Open Recruitment DIREKSI Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:02 WITA




