Informasi › Berita
-
Gandeng Listibiya Badung dan Listibiya Kuta Selatan Jadi “Mystery Guest”, Sekaa Kecak Uluwatu Jaga Kualitas Pertunjukan Ikon Pariwisata Bali
Admin Web Badung
Rabu, 5 Agustus 2026 14:39 WITA | 66 kali dibaca
Foto : Gandeng Listibiya Badung Dan Listibiya Kuta Selatan Jadi “mystery Guest”, Sekaa Kecak Uluwatu Jaga Kualitas Pertunjukan Ikon Pariwisata Bali Sekaa Kecak Uluwatu menggandeng Listibiya Kabupaten Badung dan Listibiya Kecamatan Kuta Selatan sebagai mystery guest atau tamu misterius untuk mengevaluasi kualitas pertunjukan Tari Kecak yang menjadi salah satu ikon pariwisata Bali. Melalui cara tersebut, tim Listibiya menyaksikan langsung pementasan layaknya wisatawan tanpa diketahui para penari maupun anggota sekaa sehingga penilaian yang diberikan berlangsung objektif.
Kolaborasi tersebut diimplementasikan saat pertunjukan Tari Kecak di kawasan Pura Luhur Uluwatu, Minggu (2/8/2026). Hasil pengamatan kemudian menjadi bahan evaluasi bersama guna menjaga kualitas pementasan, mempertahankan pakem seni, sekaligus memperkuat daya saing pertunjukan di tengah berkembangnya pementasan Tari Kecak di berbagai daerah.
Ketua Sekaa Kecak Uluwatu, I Made Adi Astawa Putra, mengatakan pengurus sengaja memilih konsep mystery guest sebagai pendekatan baru dalam melakukan evaluasi. Menurutnya, masukan dari pihak yang memiliki kompetensi di bidang seni budaya dinilai lebih objektif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pertunjukan.
"Sebagai ketua saya selalu mengingatkan anggota agar jangan sampai terlena. Walaupun pertunjukan sudah berjalan reguler dan pendapatan stabil, kualitas pementasan wajib tetap dijaga," kata Adi Astawa saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).
Evaluasi yang dilakukan pengurus terkadang belum sepenuhnya mampu memberikan dampak kepada seluruh anggota. Karena itu, pihaknya menggandeng Listibiya Kabupaten Badung dan Listibiya Kecamatan Kuta Selatan untuk memberikan penilaian independen terhadap seluruh unsur pementasan.
"Kami ingin mengetahui kelebihan sekaligus kekurangan pertunjukan. Semua hasil review itu nanti akan kami jadikan bahan evaluasi untuk menjaga kualitas pementasan," lanjut Adi.
Ia menuturkan, hingga saat ini belum ada keluhan berarti dari wisatawan terkait kualitas pertunjukan Kecak Uluwatu. Namun, semakin banyaknya pertunjukan Tari Kecak di berbagai destinasi wisata membuat pengurus merasa perlu terus melakukan pembenahan agar kualitas pertunjukan tetap menjadi yang terbaik.
"Kami juga tekankan, kami tidak ingin mengubah autentisitas pertunjukan. Beberapa pertunjukan kecak lain sudah menggunakan pengeras suara, lighting moderen atau konsep yang lebih kontemporer. Kami tetap ingin menjaga kesakralan Pura Uluwatu dan mempertahankan pakem Tari Kecak. Yang kami benahi adalah standar kualitas pementasannya," tegasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Listibiya Badung I Gusti Ngurah Artawan S.Sn, Pembina Tari, Listibiya Badung I Gusti Ngurah Gede Karma Saputra, S.Pd, serta Ketua Listibiya Kuta Selatan, Dr. I Wayan Deddy Sumantra.
Ketua Listibiya Kecamatan Kuta Selatan, Dr. I Wayan Deddy Sumantra, mengatakan metode mystery guest menjadi pengalaman pertama yang diterapkan dalam proses evaluasi seni pertunjukan, tidak hanya di Uluwatu, tetapi juga di tingkat Kecamatan Kuta Selatan maupun Kabupaten Badung.
Langkah Sekaa Kecak Uluwatu menunjukkan komitmen kuat untuk terus menjaga kualitas pertunjukan melalui evaluasi yang terbuka terhadap kritik dan masukan.
"Pengurus ingin menjaga kualitas, mendapatkan masukan dan kritik. Ini langkah yang sangat baik dan patut dicontoh oleh seni pertunjukan pariwisata lainnya," ujarnya.
Dalam proses evaluasi, tim Listibiya memberikan sejumlah catatan terhadap aspek artistik pertunjukan. Beberapa di antaranya meliputi kualitas dan teknik vokal penembang kecak, ketepatan agem atau sikap tubuh penari sesuai pakem, penguatan ekspresi karakter, penghayatan dramatik pada adegan pasukan wanara, hingga penampilan tokoh Garuda.
Deddy menilai, pertunjukan budaya yang setiap hari dipadati wisatawan mancanegara harus terus menjaga kualitas agar tidak hanya mengandalkan popularitas semata.
"Jangan sampai terlena lalu tampil asal-asalan. Justru karena sudah menjadi ikon, kualitasnya harus terus dijaga," tegasnya.
Ia menambahkan, pola evaluasi independen melalui kolaborasi antara Sekaa Kecak Uluwatu, Listibiya Kabupaten Badung, dan Listibiya Kecamatan Kuta Selatan sebaiknya dilakukan secara berkala. Selain meningkatkan kualitas artistik, evaluasi tersebut juga penting untuk menjaga pakem seni, tata kelola kelembagaan sekaa, serta keberlanjutan seni pertunjukan berbasis pariwisata.
"Kami melihat pengurus memiliki komitmen dan konsistensi yang kuat untuk mengantisipasi berbagai kekhawatiran agar kualitas pertunjukan tetap terjaga. Kami juga telah menyampaikan sejumlah masukan terkait unsur-unsur eksternal pertunjukan," katanya.
Terpisah, Penasehat Sekaa Kecak Uluwatu, Nyoman Sungada, menyambut positif hasil evaluasi yang diberikan tim Listibiya. Menurutnya, seluruh masukan diterima secara terbuka oleh pengurus dan anggota sebagai bahan pembenahan kualitas pertunjukan.
Sungada, yang juga menjadi salah satu penggagas berdirinya Sekaa Kecak Uluwatu, mengakui intensitas pementasan yang digelar setiap hari membuat beberapa aspek teknis mulai mengalami penurunan.
“Namun, kondisi tersebut adalah tantangan yang harus dijawab melalui evaluasi berkelanjutan agar Kecak Uluwatu tetap mempertahankan kualitasnya sebagai salah satu ikon seni pertunjukan dan pariwisata Bali”,tutupnya.
Bagikan
Gandeng Listibiya Badung dan Listibiya Kuta Selata...
- 1 jam yang lalu
Pemkab Badung Apresiasi Workshop SheHacks 2026 Ind...
- 2 jam yang lalu
Dishub Badung Terima Kunjungan Kerja Anggota DPD R...
- 2 jam yang lalu
Bagian PBJ Setda Badung Perkuat Kompetensi ASN Lew...
- 1 hari yang lalu
DWP Badung Kunjungi Pasien Anak di RS Mangusada, B...
- 1 hari yang lalu
-
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA -
Open Recruitment DIREKSI Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:02 WITA




