Informasi › Berita
  • Belanja dengan Pis Bolong di Pasar Tempo Dulu, Cara Kreatif Bakesbangpol Badung Dukung UMKM Lokal dan Kedaulatan Pangan

    Admin Web Badung

    Sabtu, 20 Juni 2026 12:41 WITA | 70 kali dibaca

    Belanja dengan Pis Bolong di Pasar Tempo Dulu, Cara Kreatif Bakesbangpol Badung Dukung UMKM Lokal dan Kedaulatan Pangan
    Foto : Belanja Dengan Pis Bolong Di Pasar Tempo Dulu, Cara Kreatif Bakesbangpol Badung Dukung Umkm Lokal Dan Kedaulatan Pangan

    Di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital, masyarakat diajak kembali merasakan pengalaman berbelanja ala masa lampau melalui penggunaan pis bolong di Pasar Tempo Dulu yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Badung.

     

    Konsep unik ini tidak hanya menghadirkan nuansa nostalgia, tetapi juga menjadi cara kreatif untuk menghidupkan kembali semangat marhaenisme, mendorong pemberdayaan UMKM lokal, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

     

    Pasar Tempo Dulu yang menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno VIII di Kabupaten Badung tersebut digelar di Abian Carik Coffee & Agrotourism, Desa Kapal, Mengwi, Sabtu (20/6/2026)pagi. Berbagai produk kuliner dan pangan hasil pelaku UMKM lokal dipasarkan dengan sistem transaksi simbolis menggunakan pis bolong, menciptakan pengalaman berbelanja yang unik sekaligus sarat nilai sejarah.

     

    Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penebaran benih ikan, pelepasan burung, serta penanaman bibit sayuran sebagai bentuk kepedulian Pemkab Badung terhadap kelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan.

     

    “Kegiatan hari ini dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno ke-8 di Kabupaten Badung kita pusatkan di Abian Carik Coffee & Agrotourism Kapal, sebuah tempat coffee di kawasan sawah. Salah satu kegiatannya adalah melakukan pasar tradisional dengan cara berbelanja menggunakan uang bolong atau pis bolong. Ini kita lakukan untuk kembali mengingat sejarah bahwa kita harus berpihak pada masyarakat kecil di tengah kita sedang menegakkan Badung berdaulat pangan. Jadi komoditas yang ditawarkan UMKM dan yang berdagang adalah warga lokal,” ujar Kepala Bakesbangpol Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos.

     

    Menurut Mas Arimbawa, dipilihnya Abian Carik sebagai lokasi kegiatan juga tidak terlepas dari tema Bulan Bung Karno tahun ini, yaitu berdaulat pangan. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan lestari yang tetap mempertahankan pola tanam tradisional Bali.

     

    “Kita memilih tempat di Abian Carik ini karena dalam Bulan Bung Karno di Badung temanya adalah berdaulat pangan, yang bertujuan mengembalikan jiwa nasionalisme dan marhaenisme, yaitu berpihak kepada rakyat dan petani. Karena kalau pangan berdaulat maka masyarakat akan sejahtera, sehingga kebutuhan pangan harus kita dahulukan. Abian Carik ini adalah potensi yang harus kita kembangkan menjadi sebuah kawasan lestari dengan pola tanam tradisional Bali,” katanya.

     

    Ia menambahkan, seluruh rangkaian peringatan berlangsung dari pagi hingga malam hari dengan berbagai agenda yang mengangkat tema ketahanan pangan.

     

    “Dan nanti malam juga akan ada persembahan tarian kontemporer bernuansakan ketahanan tani dan dialog dengan Bapak Bupati terkait ketahanan pangan Badung di era kekinian. Jadi acara ini berlangsung penuh dari pagi sampai malam. Mungkin ini sedikit berbeda dengan kabupaten lain karena kita ingin mengembalikan jiwa marhaenisme di tengah situasi yang ada saat ini,” jelasnya.

     

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut membawa tiga pesan utama yang ingin ditanamkan kepada masyarakat, yakni pentingnya mewujudkan pangan yang berdaulat, memperkuat rasa nasionalisme, serta menjadikan sejarah perjuangan bangsa sebagai inspirasi dalam menghadapi tantangan masa kini.

     

    “Nilai-nilai filosofis yang ingin kita tekankan melalui acara ini adalah pertama pentingnya pangan berdaulat, kedua rasa nasionalisme harus tetap kita tingkatkan, dan ketiga sejarah masa lalu adalah awal dari kebangkitan kita. Apa yang kita nikmati saat ini merupakan hasil perjuangan para pejuang terdahulu, sehingga jangan melupakan sejarah dan ambil nilai-nilai positifnya untuk diterapkan di era sekarang,” pungkasnya.


    Bagikan

TENTANG

Pemerintah Kabupaten Badung

Ini adalah website resmi Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, Indonesia.

Alamat
Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

Media Sosial

KONTAK KAMI

  • Jl. Raya Sempidi, Mangupura, Badung, Bali.

  • diskominfo@badungkab.go.id

  • www.badungkab.go.id

FACEBOOK