Informasi › Berita
-
Konsultasi Publik RDTR Terakhir di Kecamatan Kuta
Admin
Kamis, 13 Februari 2014 09:33 WITA | 1705 kali dibaca
Foto : Konsultasi Publik Rdtr Terakhir Di Kecamatan Kuta Lebih lanjut Agus Aryawan menyatakan untuk menata Wilayah Kecamatan Kuta yang saat ini sudah berkembang padat tentu konsepnya berbeda dengan wilayah yang masih terbuka. Dibutuhkan perencanaan tata ruang dengan kedetailan mendekatai Rancang Bangun Kota (urban design guideline) sebagai instrument pengendalian intensitas pemanfaatan ruang. Fokus perencanaan RDTR Kuta lebih ditekankan pada penataan intensitas pemanfaatan ruang yang meliputi : pengaturan zonasi, pengaturan KDB, KLB, KTB (Koefisien Tapak Basement) , KDH (Koefisien Dasar Hijau), Sky line bangunan, façade bangunan, setback bangunan serta penataan prasarana minimal khususnya untuk bangunan publik.Dalam rancangan RDTR Kecamatan Kuta pengaturan intensitas pemanfaatan ruang tersebutlah yang menjadi fokus sehingga perwajahan Kuta diharapkan menjadi lebih tertata dan lingkungan menjadi lebih nyaman. Untuk menghindari Kawasan Kuta berkembang menyerupai spiral dengan lingkaran kearah dalam (involusi) maka dibutuhkan revitalisasi pemanfaatan ruang dengan melakukan readjustment pada blok-blok ruang yang memungkinkan untuk diremajakan atau ditata sehingga fungsi ruang menjadi optimal dan estetika ruang menjadi lebihharmonis.Sementara itu Camat Kuta Selatan, I Gede Rai Wijaya sangat mendukung dilaksanakannya konsultasi publik terkait RDTR Kecamatan Kuta apalagi dihadiri tokoh-tokoh masyarakat Kuta , sehingga diharapkan dapat menghasilkan rencana tata ruang kawasan Kuta untuk 20 tahun kedepan serta hal-hal yang mungkin terjadi dapat dicarikan solusinya dalam konsultasi RDTR. “Pembangunan di Kawasan Kuta saat ini perlu dikendalikan secara tegas dan ketat dan dalam konsultasi publik ini perlu juga dibahas adanya tata ruang hijau terbuka di Kawasan Kuta. Kawasan ini dapat menjadi taman kota serta paru-paru kota,” sarannya.Dalam konsultasi publik Kecamatan Kuta ini selain dihadiri Camat Kuta, Lurah, Bendesa Adat serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Kuta Selatan dan Tim Tenaga Ahli Bappeda Litbang, Ir. Made Arca Eriawan,MM, juga dihadiri dari Provinsi Bali diantaranya PU Prov. Bali, Satker PLP Prov. Bali, Balai Wilayah Sungai Bali-Penida.
Bagikan
Admin Web Badung
BPK Mulai Audit Terinci LKPD Badung TA 2025, Bupat...
- 1 hari yang lalu
Admin Web Badung
Rasniathi Adi Arnawa Pimpin Aksi "Badung Peduli" d...
- 2 hari yang lalu
Admin Web Badung
Bupati Hadiri Perayaan Paskah di Puja Mandala...
- 2 hari yang lalu
Admin Web Badung
Evaluasi Kinerja Asper PSBS, Bupati Adi Arnawa Dor...
- 2 hari yang lalu
Admin Web Badung
Pimpin Aksi Bersih di Kuta, Bupati Adi Arnawa Eval...
- 2 hari yang lalu
-
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA -
Open Recruitment DIREKSI Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:02 WITA




