Informasi › Berita
-
Panen Raya ditengah Ancaman Covid-19, Produksi Gabah di Badung Dipastikan Aman, Petani Diminta Hidupkan Sekaa Manyi
Admin
Minggu, 5 April 2020 17:35 WITA | 1086 kali dibaca
Foto : Panen Raya Ditengah Ancaman Covid-19, Produksi Gabah Di Badung Dipastikan Aman, Petani Diminta Hidupkan Sekaa Manyi Sesuai jadwal, bulan April ini sudah mulai memasuki musim panen raya padi. Kondisi ini tentu sangat menggembirakan dalam rangka mengamankan produksi dan stok pangan khususnya gabah, ditengah ancaman penyebaran Virus Corona dan kebijakan social distancing yang dikhawatirkan akan menjadi kendala dalam proses panen raya tahun ini.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, Minggu (5/4) saat diminta tanggapannya usai meninjau panen raya di Subak Mambal dan Subak Sempidi tidak menampik hal itu. Menurutnya memang ada kekhawatiran proses panen raya kali ini akan mengalami sedikit kendala terutama terkait ketersediaan tenaga kerja karena adanya pembatasan sosial yang semakin ketat dimana kemungkinan buruh panen dari luar daerah akan sangat langka. Oleh karena itu, pihaknya sudah mengantisipasi dengan menugaskan para penyuluh lapangan untuk berkoordinasi dengan para pekaseh dan kelompok tani agar memanfaatkan tenaga kerja lokal dengan menghidupkan kembali Sekaa Manyi yang sebetulnya jumlahnya cukup banyak dan sudah dibantu oleh pemerintah dengan berbagai peralatan untuk panen.
Disinggung mengenai ketersediaan pangan khususnya gabah, mantan Kabag Organisasi ini mengungkapkan bahwa berdasarkan estimasi luas panen dan estimasi produksi gabah kering panen (GKP) bulan Maret-Juni akan ada 7.502 Hektar luas panen dengan produksi gabah sekitar 47.577,69 Ton dengan estimasi produksi beras sebanyak 29.640,90 Ton. "Dengan estimasi kebutuhan beras sampai Bulan Juni sekitar 20.640,90 ton sehingga dalam tiga bulan kedepan akan ada surplus beras sekitar 9.105,98 Ton, belum termasuk stok gabah di penyosohan beras sebanyak 228,1 ton. Sedangkan estimasi produksi beras sampai Desember 2020 sekitar 67.260,09 Ton dengan estimasi kebutuhan sekitar 62.772,42 Ton sehingga kalau hanya untuk memenuhi kebutuhan penduduk Kabupaten Badung, akan ada surplus beras 4.487,67 Ton dan berdasarkan hasil monitoring panen raya di sejumlah subak, produksi gabah petani sudah sesuai dengan estimasi, produksi gabah kering panen rata-rata 6 sampai 7 ton/hektar. Harapan kita bersama tidak akan ada kendala sehingga produksi beras dipastikan aman," katanya.
Caption :
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana saat meninjau panen raya di Subak Mambal dan Subak Sempidi.
Bagikan
Puskesmas Mengwi 1 Badung Jemput Bola Rawat Pasien...
- 11 jam yang lalu
Genjot Produksi Bawang Merah 174 Ton, Diperpa Badu...
- 3 hari yang lalu
Meutya Hafid: SPLP Komdigi Proses 19,8 Juta Transa...
- 4 hari yang lalu
Petang Tertinggi Capai 72 Persen, Dinsos Badung Pa...
- 4 hari yang lalu
Tandatangani Prasasti Pura Batan Ancak Tibubeneng ...
- 4 hari yang lalu
-
PENGUMUMAN TENTANG PEMBERITAHUAN MEMPELAJARI BERKAS BANDING (INZAGE)
5 hari yang lalu -
PENGUMUMAN TENTANG PEMBERITAHUAN MEMORI BANDING ELEKTRONIK
5 hari yang lalu -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA




