Informasi › Berita
-
Antisipasi Meluasnya Kematian Babi Kadis Pertanian Badung Minta Peternak Terapkan Bio Sekuriti Secara Ketat
Admin
Senin, 27 Januari 2020 11:15 WITA | 1393 kali dibaca
Foto : Antisipasi Meluasnya Kematian Babi Kadis Pertanian Badung Minta Peternak Terapkan Bio Sekuriti Secara Ketat Guna mengantisipasi meluasnya penyebaran penyakit yang menyebabkan kematian pada ternak babi dibeberapa daerah di Badung, masyarakat khususnya peternak diminta untuk menerapkan bio sekuriti secara ketat. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana mengatakan hal tersebut usai mengadakan pertemuan dengan peternak babi sekaligus mengunjungi peternak di Kecamatan Abiansemal, Kamis (23/1).
Menurut Wijana yang didampingi Kabid Keswan Provinsi Bali, Kepala Balai Karantina dan Camat Abiansemal, sejak adanya laporan kematian babi awal Januari lalu, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk melakukan survaillans atau pemantauan dan pendataan sekaligus melaksanakan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yaitu suatu tindakan yang dilakukan oleh petugas kepada masyarakat khususnya peternak tentang bahaya penyakit babi yang sedang berjangkit serta cara-cara untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit.
"Mengingat sampai saat ini hasil laboratorium atas sampel yang dikirim ke BB Vet Denpasar masih harus dikonfirmasi ke BB Vet Medan yang punya kewenangan menentukan jenis penyakit ini, maka kami himbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak resah karena penyakit ini tidak menular kepada manusia namun penyebarannya sangat cepat kepada ternak babi," kata Wijana.
Menurut mantan Camat Kuta Selatan ini satu-satunya cara untuk mencegah meluasnya penyebaran wabah ini adalah peternak diminta untuk menerapkan bio sekuriti dengan serius yakni dengan menjaga kebersihan kandang, melakukan spraying dengan disinfektan, membatasi dengan ketat lalu lintas orang, barang,bahan dan hewan yang mudah terkontaminasi virus ke dalam kandang termasuk dihimbau tidak menggunakan pakan bekas limbah hotel atau restoran karena diduga menjadi pemicu munculnya wabah ini serta memusnahkan babi yang sudah mati dengan cara dibakar atau dikubur.
Mengingat sebentar lagi Hari Raya Galungan dan Kuningan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui aparat Desa/Kelurahan, Desa Adat termasuk akan memberikan pembinaan kepada tukang potong karena mereka juga berperan besar dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit ini.
Caption :
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana disaat mengunjungi peternak babi di Kecamatan Abiansemal, Kamis (23/1).
Bagikan
Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Langsung Banjir di...
- 22 jam yang lalu
Bupati Adi Arnawa Jadi Pembicara di BRIN Pemkab B...
- 22 jam yang lalu
Wabup. Bagus Alit Sucipta Pimpin Rapat Forkopimda ...
- 22 jam yang lalu
Konsisten Kelola Sampah dari Sumber, Desa Gulingan...
- 2 hari yang lalu
Jaga Keberadaan Destinasi Wisata Pesisir TP. PKK ...
- 2 hari yang lalu
-
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DEWAS PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 15:27 WITA -
PERSYARATAN, KELENGKAPAN ADMINISTRASI DAN TAHAPAN SELEKSI DIREKSI UMUM PERUSAHAAN UMUM DAERAH AIR MINUM TIRTA MANGUTAMA KABUPATEN BADUNG
Selasa, 20 Januari 2026 14:41 WITA -
Open Recruitment DEWAS Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:09 WITA -
Open Recruitment DIREKSI Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana Kabupaten Badung
Kamis, 27 November 2025 13:02 WITA




