Kecamatan Kuta Selatan, Laksanakan Refreshing Kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik )

  • 27 Mei 2019
  • Dibaca: 72 Pengunjung
Kecamatan Kuta Selatan, Laksanakan Refreshing Kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik )

Senin ( 27 Mei 2019), UPT Puskesmas Kuta Selatan melaksanakan kegiatan Refreshing Kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Selatan dengan melibatkan seluruh Kader Jumantik se-Kecamatan Kuta Selatan. Dalam laporannya Kepala UPT Puskesmas Kuta Selatan mengatakan bahwa “Penyakit yang menjadi permasalahan di Kuta Selatan salah satunya ialah Demam Berdarah, terkait dengan hal tersebut untuk menekan angka kasus Demam Berdarah beberapa kegiatan telah dilaksanakan, salah satunya ialah dengan menetapkan adanya Kader Jumantik di masing-masing banjar yang dalam hal ini sudah berjalan dua tahun, dan sekarang memasuki tahun ketiga. Kegiatan ini kami laksanakan untuk merefreshing kembali pengetahuan tentang peran tugas dan fungsi Kader Jumantik, pelaksanaan kegiatan sehari-harinya dan cara pelaporannya. Kegiatan ini juga bertujuan agar Jumantik mampu melakukan tugasnya sebagai Kader Jumantik dengan baik, yang bertujuan secara khusus untuk meningkatkan pengetahuan tentang Demam Berdarah serta pengetahuan dan keterampilan tentang pemantau Jentik”. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Sosial Kabupaten Badung, dalam sambutannya mengharapkan agar seluruh Kader Jumantik mampu melaksanakan tugas, pokok dan fungsinya dengan baik sehingga mampu membantu Pemerintah Kabupaten Badung dalam menanggulangi pencegahan penyakit khususnya Deman Berdarah di wilayah Kabupaten Badung.

Bapak Camat Kuta Selatan, I Made Widiana, S.Sos, M.Si memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Refreshing Kader Jumantik Tahun 2019, dalam sambutannya beliau mengajak seluruh Kader Jumantik untuk bersama-sama meninjau dan melaksanakan tugas dengan baik sehingga mampu menekan kasus Demam Berdarah yang ada di Kuta Selatan. Selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa Kader Jumantik ini menjadi hulu, atau dapat dikatakan sebagai pelaksana preventif/pencegahan, sehingga diharapkan agar Kader ini terus memonitoring dan berkunjung kerumah-rumah warga untuk memantau adanya jentik nyamuk, beliau juga menyampaikan agar Kader ini mampu berperan fungsi ganda, namun harus menghasilkan hasil yang maksimal, artinya dengan menjalankan pekerjaan yang menjadi pekerjaan pokok Kader sehari-hari namun harus mampu juga melaksanakan kegiatan Kader guna membantu Pemerintah Kabupaten Badung dalam mencegah dan menekan kasus-kasus Demam Berdarah.

  • 27 Mei 2019
  • Dibaca: 72 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita