Pembangunan Rumah Sakit Kuta Selatan Masih Menjadi Usulan Prioritas

  • 11 Februari 2019
  • Dibaca: 148 Pengunjung
Pembangunan Rumah Sakit Kuta Selatan Masih Menjadi Usulan Prioritas

Pembangunan Rumah Sakit II Kuta Selatan masih menjadi usulan prioritas pada Kegiatan Musrenbang RKPD 2020, yang akan dibangun di Desa Adat Jimbaran. (11/02/2019)

Kuta Selatan, Pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Kuta Selatan 2020 Tahun 2019 dilaksanakan pada Senin, 11 Pebruari 2019 dibuka langsung oleh Kepala Dinas Bappeda Kabupaten Badung dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati, DPRD Dapil Kuta Selatan, Seluruh OPD se-Kabupaten Badung, UPT se-Kecamatan Kuta Selatan,Lurah/Perbekel se-Kecamatan Kuta Selatan, LPM seKecamatan Kuta Selatan dan Tokoh-tokoh Masyarakat Kuta Selatan. Tema yang dipakai Musrenbang RKPD Tahun 2020 ini ialah “PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI INOVASI PELAYANAN DASAR DAN INFRASTRUKTUR BERWAWASAN LINGKUNGAN”. Adapun usulan-usulan dari Kelurahan / Desa berjumlah 1.008 usulan dan perkiraan biaya sebesar 1 Triliyun Lebih (Laporan Camat Kuta Selatan).

Pembangunan Rumah Sakit II Kuta Selatan masih menjadi usulan prioritas pada Kegiatan Musrenbang RKPD 2020, yang akan dibangun di Desa Adat Jimbaran. Kami sudah siapkan Tanah Desa Adat untuk pembangunan Rumah Sakit Kuta Selatan (kata Ketua LPM Jimbaran). Masih perlunya pembangunan Rumah Sakit dan Puskesmas di Kuta Selatan karena jumlah penduduk di Kuta Selatan berjumlah 106 Ribu Jiwa lebih dan luas wilayah 105,4 km2. Terkait dengan sektor kesehatan, usulan adanya puskemas induk dan terbangunnya rumah sakit di wilayah Kutsel, diakuinya sebenarnya itu sudah disiapkan anggaran pada tahun 2017 lalu.  Namun saat itu permasalahannya terletak pada lokasi pembangunannya. Sehingga rencana pembangunan itu ditunda, namun pihaknya mengaku siap akan membangun dengan syarat masyarakat bisa menyiapkan lahannya. "Terwujudnya rumah sakit di Kutsel tentu sangat wajar, karena jarak masyarakat ke RS Mangusada itu cukup jauh. Selain itu jumlah kamar di kabupaten badung juga masih kurang dibandingkan dengan rasio masyarakat. Namun untuk penanganan sementara dan jangka menengah,pihaknya di pemkab Badung telah bekerjasama dengan Unud dalam upaya pelayanan kesehatan masyarakat. “Kita sudah bekerjasama dengan Unud, dalam merevitalisasi RS Unud. Ketimbang tidak ada solusi dalam jangka pendek, jadi yang belum optimal kita optimalisasi. Kita menggelontorkan uang senilai Rp 55,4 milyar yang sebagaian besar untuk peralatan. Tinggal Unud harus menyiapkan tenaganya,”kata Wakil Bupati Badung.
 
Sedangkan untuk Pendidikan ditingkat SMA Negeri, Kuta Selatan tepatnya di kelurahan Benoa sudah dibangunnya SMA Negeri 2 Kuta Selatan. Kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang menangani karena usulan SMA Negeri sudah terealisasi, "ujar Camat Kuta Selatan.
  • 11 Februari 2019
  • Dibaca: 148 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita