GAGALNYA PELELANGAN 8 JUTA KEPINGAN BLANGKO EKTP

  • 19 Desember 2016
  • Dibaca: 174 Pengunjung
GAGALNYA PELELANGAN 8 JUTA KEPINGAN BLANGKO EKTP

Hampir semua daerah di Indonesia mengalami krisis blangko E-KTP yang menyebabkan mangkraknya proses pencetakan E-KTP. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memohon maaf atas gagal lelang blangko ektp sebanyak 8 juta keping. Kegagalan ini disebabkan oleh belum adanya perusahaan yang memenuhi syarat administratif dan uji teknis dalam lelang blangko E-KTP. Selain itu Tjahjo Kumolo menerangkan bahwa pihaknya tidak berani memaksakan proses lelang tersebut dikarenakan beresiko terseret pada persoalan hukum. Hasilnya sampai penghujung akhir tahun 2016 tidak akan tersedia blangko E-KTP. Oleh sebab itu, Kementerian Dalam Negeri akan melakukan proses lelang ulang terkait pengadaan 8 juta blangko E-KTP tersebut.

Untuk mengantisipasi terjadinya berbagai macam permasalahan di masyarakat, Kemendagri menerbitkan Surat Edaran Nomor 471.13/12.159/DUKCAPIL pada tanggal 15 November 2016 perihal pemberitahuan ketersediaan blangko KTP elektronik dan memberlakukan surat keterangan pengganti EKTP sejak bulan Oktober 2016 dengan masa berlaku 6 bulan. Surat keterangan pengganti EKTP tersebut bisa digunakan untuk keperluan Pemilu, Pemilukada, Pilkades, Perbankan, Imigrasi, Kepolisian, Asuransi, BPJS, Pernikahan dan lain-lain.

 
  • 19 Desember 2016
  • Dibaca: 174 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita