Sepuluh Desa Wisata

  • Dibaca: 52 Pengunjung
Sepuluh Desa Wisata

PENETAPAN SEPULUH DESA WISATA SEBAGAI ALTERNATIF PARIWISATA KABUPATEN BADUNG

Narasi : putu arsa putra

 

A. Konsistensi Pariwisata Kabupaten Badung.

Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati (GIRIASA)  tidak pernah diam, Badung selalu bergerak dan bekerja dengan melakukan inovasi-inovasi yang kreatif dengan mengembangkan beberapa wilayah desa untuik dijadikan daerah tujuan wisata yang disebut dengan DESA WISATA. Penetapan beberapa desa ini tentu telah mempertimbangkan beberapa aspek dalam upaya dikembangkannya desa-desa dimaksud dijadikan desa wisata. Salah satu Grand Design Desa Wisata yang akan dikembangkan adalah Desa Wisata Penarungan yang digagas dengan gaya lebih modern, namun tetap mengkolaborasikan dengan model tradisional. Pengembangan beberapa desa wisata ini bertujuan meningkatkan kualitas wilayah-wilayah dimaksud sekaligus menggali dan memanfaatkan potensi wilayah kearah yang lebih maju, mengingat Kabupaten Badung sebagai daerah tujuan wisata dunia. Memang harus diakui Badung merupakan wilayah yang kehidupan masyarakatnya  hampir 80 % lebih tergantung dan ditopang oleh pariwisata. Oleh karenanya Bupati Badung tidak pernah diam untuk selalu membuat terobosan-terobosan dibidang kepariwisataan dan menserasikannya dengan lingkungan yang ada seperti; selalu menjaga ekologi wilayah, budaya, adat, tradisi dan agama yang mendasari tata kehidupan masyarakat Badung dan Bali pada umumnya.

B. Peran Pemerintah Daerah.

  • Dibaca: 52 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya