Membangun Badung

  • Dibaca: 73 Pengunjung
Membangun Badung

MEMBANGUN BADUNG DENGAN BERBAGAI IDE DAN INOVASI DALAM SATU MANAJEMEN

UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT 

 (Mewujudkan Inisiatif, Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Badung -----I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa)

Narasi : putu arsa putra (DP2KBP3A Kab.Badung)

A. Membangun Badung Dalam Satu Manajemen Terpadu.

Keseriusan Bupati Badung melaksanakan pemerataan pembangunan di Kabupaten Badung telah dirasakan dan berimbas langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat terutama pada warga masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan. Inisiatif Bupati Badung (I Nyoman Giri Prasta) untuk melaksanakan program pembangunan yang berorientasi pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di pedesaan. Hal ini sesuai dengan cita-cita pembangunan Nasional dengan Program Nawa Cita yang salah satunya adalah membangun dari pinggiran. Program pembangunan nasional ini  dimaksudkan adalah memperioritaskan pembangunan yang dimulai dari desa dengan tujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan perekonomian desa.

Untuk memenuhi dan mencapai tujuan tersebut, Bupati Badung (I Nyoman Giri Prasta) telah menetapkan langkah-langkah strategis sebagai penyangga/penopang pelaksanaan kegiatan program pembangunan khususnya peningkatan kualitas Desa. Dengan APBD Badung yang hampir mencapai 7 trilyun rasanya bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Oleh karenanya Bupati Badung mendorong seluruh OPD yang ada di Badung untuk selalu melakukan koordinasi dalam upaya menyatukan persepsi pelaksanaan pembangunan. Keberhasilan pembangunan wajib dilaksanakan secara terpadu demi menghindari tumpang tindih dalam pelaksanaannya.

Kabupaten Badung saat ini sedang giat-giatnya membangun beberapa infrastrukur seperti diantaranya persiapan pembangunan jalan llingkar di Bukit yang posisinya persis diantara bukit dan pantai (diatas laut), rencana pembangunan Stadion sepak bola bertaraf internasional dan penetapan beberapa desa yang dikelola menjadi desa wisata (kurang lebih 10 Desa). Disamping itu, pembangunan pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, perhubungan, pendidikan, kesehatan tidak terkecuali juga pembangunan di bidang sosial, agama dan budaya dilaksanakan secara merata. Hal ini adalah bukti dari inisiatif Bupati Badung dalam rangka mewujudkan Badung kearah yang lebih maju dan modern  dengan tetap berlandaskan nilai-nilai tradisi dan budaya alam Bali.

B. One Manajemen, One Product dan One Target.

Pendapatan daerah yang cukup tinggi sangat membantu kelancaran pemerintah Kabupaten Badung dalam mewujudkan amanat dan kepercayaan  masyarakat yang dibebankan kepada pemerintah. Dalam hal ini pemerintah Kabupaten Badung selalu memperhatikan dan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah jo Nomor 21 Tahun 2011 (Tentang Perubahan Peraturan Menteri....."), yang salah satunya adalah mengatur tentang Kebijakan Perencanaan Belanja Daerah. Dijelaskan bahwa belanja daerah harus dipergunakan untuk melaksanakan urusan wajib dan urusan pilihan yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah. Belanja untuk menyelenggarakan urusan wajib diprioritaskan untuk melindungi dan meningkatkan kulaitas hidup masyarakat dalam bentuk peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak serta mengembangkan sistem jaminan sosial. Sedangkan belanja untuk menyelenggarakan urusan pilihan diprioritaskan untuk peningkatan produktivitas pertanian, perkebunan, peternakan perikanan, dan kelautan dalam usaha peningkatan kesejahteraan petani. Selain itu pula, belanja tersebut diarahkan untuk peningkatan produktivitas UMKM serta kualitas infrastruktur kepariwisataan, (Penyesuaian Kebijakan Umum APBD Kabupaten Badung 2018).

Mencermati Peraturan Menteri Dalam Negeri tersebut, I Nyoman Giri Prasta (Bupati Badung) selaku Kepala Daerah Kabupaten Badung bersama I Ketut Suiasa (Wakil Bupati Badung) secara nyata telah mengimplementasikan permendagri tersebut dalam menjalankan kebijakan pemerintahannya di daerah dalam hal ini di wilayah Pemerintahan Kabupaten Badung. Dalam tiga tahun terakhir ini, Bupati dan Wakil Bupati Badung telah memberikan "jaminan nyata" terhadap permendagri yang mengatur pengelolaan kebijakan belanja daerah yang ditujukan pada pemberdayaan dan kemajuan masyarakat. Inisiatif pembangunan  dengan "One manajemen, One product dan One progress" yang dilaksanakan diberbagai aspek/sektor telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas masyarakat (ekonomi, sosial dan budaya) di wilayah Kabupaten Badung.

Wujudkan "Command Center".

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten Badung, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Badung melalui Diskominfo akan melakukan  Launching COMMAND CENTER PUSPEM BADUNG. Aplikasi ini disiapkan dan dibuat sebagai pusat data seluruh kegiatan Pemerintah Kabupaten Badung. Dari Comand Center ini kinerja seluruh perangkat daerah yang ada di Kabupaten badung dapat digerakkan dan diawasi oleh Kepala Daerah /Pimpinan Daerah. 

Melalui Diskominfo Badung Pemerintah Daerah dapat melaksanakan program  "3O" secara terpadu dan mereview setiap kegiatan dari semua Perangkat Daerah, baik yang sedang berlangsung ataupun kegoiatan yang telah dilaksanakan akan dikontrol dan diawasi langsung oleh pimpinan perangkat daerah ataupun oleh Bupati dan Wakil Bupati selaku Kepala Daerah di Kab. Badung. Program "3O" (one managemen, one product, one progress) dapat dipastikan berjalan dengan baik. Command Center merupakan instrumen penyatuan sistem kegiatan yang dapat di kontrol secara langsung, dan apabila terdapat kendala yang menyebabkan terhambatnya proses kegiatan kerja di masing-masing perangkat daerah akan dapat di kontrol ataupun dikoreksi dengan cepat, sehingga kekeliruan arah penggunaan anggaran bisa ditekan seminimal mungkin dan secara otomatis juga akan membantu pengguna anggaran dalam hal pelaksanaan kegiatan yang dijalankan di masing-masing perangkat daerah. Dengan adanya Command Center ini seluruh kegiatan dari Perangkat Daerah berlangsung secara terpadu dan tepat sasaran dengan hasil yang maksimal.

Kabupaten Satelit WIFI.

Salah satu Inisiatif Bupati dan Wakil Bupati Badung (I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa) yang cukup fenomenal adalah keinginan mewujudkan Badung sebagai Kabupaten "COVERING OF INTERNET" dimana seluruh wilayah Badung bisa terjangkau jaringan internet. Pemasangan jaringan oleh Pemerintah Kabupaten Badung dengan harapan masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai dengan keperluan yang lebih mengarah kepada hal-hal yang positif. Tujuan pemasangan WIFI di seluruh wilayah Kabupaten Badung bertujuan tiada lain untuk membiasakan masyarakat menyambut kemajuan informatika dan teknologi, sehingga masyarakat Badung tidak menjadi "GATEK" atau gagap teknologi. Masyarakat diharapkan mampu memberdayakan dan memanfaatkan jaringan internet sebagai media untuk peningkatan kualitas entitas masyarakat Badung sendiri. Sebagai contoh internet dapat dipergunakan sebagai instrumen untuk melakukan kegiatan usaha serta pengembangan sumber daya manusia secara keseluruhan

Demi menghindari penggunaan WIFI yang tidak pada tempatnya pemerintah kabupaten Badung telah merancang Jaringan WIFI lebih proporsional dan lebih mengutamakan sisi etika dengan content lebih banyak menampilkan sisi ekonomi, budaya, keamanan dan sebagainya (aspek positif). Dengan demikian pemasangan WIFI secara menyeluruh dI Kabupaten tidak akan menjadi bumerang yang justru membahayakan dan menjerumuskan masyarakat khususnya pada kalangan remaja dan anak-anak (kebanyakan pengguna WIFI).

Semoga inisiatif dari Bupati dan Wakil Bupati Badung ini, dapat berjalan sesuai harapan dan masyarakat Badung dapat memanfaatkannya dengan baik sesuai dengan kepentingan yang positif,........Majulah Badung Semoga Sukses dan Badung lebih menjadi Hebbaaaat. ADMIN : BIDANG DALDUK

  • Dibaca: 73 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya