VCT

  • Dibaca: 114 Pengunjung
VCT

VCT
 

 

VCT kepanjangan dari Voluntary Counselling and Testing, yaitu:

 

  • Voluntary
    Klien melaksanakan tes HIV secara sukarela, tanpa ada paksaan
  • Counseling
    Konselor membantu klien siap tes/memilih tidak tes dan siap menerima hasil tes
  • Testing
    Testing darah untuk mengetahui status HIV klien (positif atau negatif) HIV atau negatif

Jadi VCT adalah konseling dan tes HIV sebagai upaya untuk memberikan dukungan secara psikologis dan emosional yang dapat dilakukan melalui dialog personal antara seorang 'konselor' dengan seorang 'klien' atau antara seorang 'konselor' bersama 'klien dan pasangan' (couple counseling). VCT ini dilakukan sebelum, pada saat dan setelah tes HIV dengan tujuan untuk mengembangkan langkah-langkah penurunan risiko dan mengembangkan rujukan bila dibutuhkan.

Bagaimana mengetahui seseorang telah tertular HIV? Hanya ada satu cara yaitu melalui tes darah yang disebut tes HIV. Mengapa seseorang perlu dites?

  • Pertama, jika memang anda terdiagnosis HIV pada stadium awal, maka perawatan dan pengobatan yang diberikan secara tepat dan cepat akan meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang usia harapan hidup anda.
  • Kedua, dengan diketahuinya status HIV secara dini, maka anda dapat mengambil langkah-langkah bijak untuk meningkatkan kewaspadaan yang dianggap perlu untuk mencegah penularan HIV ke orang lain.

Kapan waktu yang terbaik untuk tes HIV ? Tes HIV dapat dilakukan kapan saja secara sukarela.

Tempat Tes :

Praktek dokter swasta, rumah sakit, klinik keluarga berencana, dan tempat-tempat yang secara khusus menyediakan fasilitas pengetesan HIV

Hasil tes :

=> Negatif : Belum tentu tidak ada HIV (Indeterminat). Harus dilakukan tes ulang setelah 3 (tiga) bulan.

=> Positif   : Sudah pasti ada HIV

Apa yang harus dilakukan saat hasil tes HIV adalah negatif?

Hasil tes yang negatif berarti di dalam darah anda tidak terdapat antibodi HIV saat dilakukan tes. Bila status anda negatif, pastikan tetap seperti itu dengan mempelajari berbagai faktor dan prilaku yang berbahaya menularkan HIV dan hindari diri agar tidak terjerumus dalam prilaku yang tidak aman. meskipun demikian, tes ulang masih perlu dilakukan beberapa waktu setelah tes pertama itu. Sementara itu anda harus tetap waspada.

Apa yang harus dilakukan saat hasil tes HIV adalah positif?

Jangan panik dan lakukan hal sebagai berikut :

  1. Ikuti petunjuk dokter anda
  2. Jalani cara hidup sehat seperti makan makanan sehat, istirahat yang cukup, olahraga teratur, tidak merokok
  3. Mintalah imunisasi ke dokter anda untuk mencegah infeksi oportunistik misalnya radang paru

Semua orang yang melakukan tes HIV harus memberikan izin (informed consent) sebelum dites. Hasil tes harus mutlak dijaga kerahasiannya (Confidential). Kerahasiaan bersama (Shared Confidentiality) dianjurkan, dalam artian kerahasiaan tersebut juga dipegang oleh orang lain yang mungkin meliputi anggota keluarga, orang yang dicintai, pada pengasuh, dan teman-teman yang layak dipercaya.

Prinsip VCT :

  • Persetujuan klien (Informed Consent)
    VCT hanya dilakukan atas dasar sukarela, bersifat pribadi dan tanpa paksaan atau tekanan dari siapapun.
  • Kerahasiaan
    Hasil testing HIV diberikan melalui tatap muka saat konseling pasca testing dan dijamin kerahasiaannya.
  • Tidak diskriminasi
    Kita tidak akan mendapatkan perlakuan yang diskriminatif dalam pelayanan karena dilakukan dalam suasana bersahabat.
  • Mutu terjamin
    Mutu pelayanan tak perlu diragukan, karena dilakukan dengan metode yang tepat dan akurat.

Manfaat VCT :

  • Pelayanan pencegahan infeksi HIV dari ibu ke bayi
  • Perencanaan & perubahan prilaku
  • Perencanaan & perawatan untuk masa depan
  • Memfasilitasi kegiatan sebaya & dukungan
  • Memfasilitasi akses pelayanan medis/sosial

Konseling pasca VCT :

  1. Petugas konseling akan memberikan waktu bagi klien untuk memahami hasil testing HIV
  2. Hasil testing dalam kertas laboratorium disampaikan secara sederhana dan jelas
  3. Jika belum mengerti akan hal tersebut, petugas konseling dapat membantu memberikan penjelasan lebih lanjut
  4. Setelah kita mengerti hasil testing HIV, kita akan mendapat kesempatan untuk mengekspresikan reaksi emosional. Petugas konseling atau konselor HIV & AIDS akan mendampingi kita mengendalikan reaksi emosional tersebut
  5. Setelah kita tenang dan mampu menerima hasil testing HIV, petugas konseling akan memberikan penjelasan kembali tentang :
  • Cara pencegahan penularan HIV & AIDS, terlepas hasil testing HIV tersebut negatif atau positif
  • Memberikan dukungan yang sesuai
  • Membuat rencana tindak lanjut

Perawatan, Dukungan & Pengobatan

  • Jangan panik dan menghindar, karena kita tidak akan tertular HIV dengan memberikan bantuan. Carilah informasi yang lengkap dan benar hal-hal yang berkaitan dengan HIV dan AIDS
  • Jangan ragu untuk memahami dan menerima keluhan penderitaannya. Pemahaman dan penerimaan akan membuatnya merasa lebih berharga
  • Jangan biarkan orang terdekat kita menyalahkan diri sendiri atas sakit yang dideritanya

STOP AIDS, DENGAN BER-KB KITA DAPAT MENCEGAH KASUS BARU HIV

admin bidang dalduk

  • Dibaca: 114 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya