PMTCT

  • Dibaca: 33 Pengunjung
PMTCT

PMTCT

PMTCT singkatan dari Prevention of Mother to Child HIV Transmission yaitu suatu program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Bayi.


Penularan HIV dari Ibu ke Bayi :
 

  • Masa kehamilan
    Yang memungkinkan terjadinya penularan pada saat kehamilan yaitu kadar HIV pada darah ibu tinggi dan terjadinya infeksi pada plasenta (ari-ari).
  • Proses Persalinan
    Penularan saat proses persalinan dapat terjadi bila kadar HIV dalam darah ibu tinggi dan pecah ketuban dini, atau lecet-lecet pada bayi waktu proses melahirkan.
  • Melalui Air Susu Ibu (ASI)
    Penularan pada saat menyusui terjadi antara lain karena kadar HIV dalam darah ibu yang tinggi, pemberian ASI diselingi dengan pengganti ASI (mixed feeding), abses pada payudara, status gizi ibu yang buruk dan penyakit mulut pada bayi.

PMTCT sangat penting karena:

  1. Penularan HIV pada anak 90% disebabkan oleh ibu yang menderita HIV
  2. Dengan program PMTCT, risiko penularan HIV ke bayi dapat ditekan dari 25-45% menjadi 2%
  3. Memungkinkan dilakukannya pencegahan kepada orang tua dan bayinya
  4. Memungkinkan pengobatan dan perawatan dini yang dapat dilakukan oleh keluarga

Konsep dasar intervensi PMCTC :

  1. Kurangi jumlah ibu hamil dengan HIV positif
  2. Turunkan kadar virus HIV dalam darah
  3. Meminimalkan paparan janin/bayi dengan cairan tubuh ibu HIV positif
  4. Optimalkan kesehatan ibu dengan HIV positif

Apakah risiko penularan HIV dari ibu ke bayi bisa dikurangi? BISA!! Melalui:

  • Pemberian obat HIV (ARV = antiretroviral) selama masa kehamilan dan persalinan.
  • Melahirkan dengan operasi seksio sesarea dan menerapkan prinsip-prinsip pencegahan infeksi (universal precaution).
  • Pemberian susu formula saja kepada bayi sampai umur 6 bulan (tidak dicampur ASI dan/atau makanan tambahan lainnya)

Bila ibu tidak bisa mendapatkan susu formula yang memenuhi syarat AFASS 
Acceptable  = dapat diterima
Feasible      = dapat dilakukan
Affordable   = harga terjangkau
Sustainable = dapat berkelanjutan
Safe            = aman penggunaannya
maka ibu sebaiknya memberikan ASI eksklusif (tanpa dicampur dengan minuman/makanan lain termasuk air putih) selama 6 bulan saja.

Bagaimana PMTCT dilaksanakan?

Program PMTCT dilaksanakan secara komprehensif dengan menggunakan 4 (empat) prong, yaitu:

> PRONG 1 = Mencegah terjadinya penularan HIV pada perempuan usia produktif

> PRONG 2 = Mencegah kehamilan yang tidak direncanakan pada ibu HIV positif

> PRONG 3 = Mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu hamil HIV positif kepada bayi yang dikandungnya

> PRONG 4 = Memberikan dukungan psikologis, sosial dan perawatan kepada ibu HIV positif beserta bayi dan keluarganya

Perempuan usia produktif adalah perempuan yang memiliki risiko tinggi untuk hamil dan melahirkan, yaitu antara umur 15-49 tahun.

Manfaat PMTCT:

Secara Individu

  • Mengurangi prilaku berisiko tertular HIV
  • Membantu seseorang menerima status HIV nya
  • Mengarahkan Orang Dengan HIV & AIDS (ODHA) pada pelayanan yang dibutuhkan
  • Merencanakan perubahan prilaku
  • Meningkatkan kualitas kesehatan pribadi
  • Mencegah infeksi HIV dari ibu ke bayi
  • Memfasilitasi akses pelayanan medis (infeksi/obat-obatan) dan pelayanan sosial serta kegiatan sebaya dan dukungan lainnya

Di tingkat Masyarakat

  • Memutus rantai penularan HIV dalam masyarakat
  • Mengurangi reaksi takut dan menepis mitos yang tidak benar seputar HIV dan penularannya dari ke anak
  • Mengurangi stigma negative di dalam masyarakat
  • Mempromosikan dukungan pada ODHA melalui mobilisasi masyarakat dan kerjasama antar pihak terkait

admin bidang dalduk

  • Dibaca: 33 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya