IMS (HIV-AIDS)

  • Dibaca: 43 Pengunjung
IMS (HIV-AIDS)

IMS DAN HIV-AIDS

 

Berbagi cerita mengenai salah satu penyakit yang sampai sekarang belum ada obatnya (dapat mengobati secara efektif) untuk penyembuhan dan bahkan mengurangi dampak dari penyakit yang satu ini belum ada.

Apa itu IMS?

Infeksi Menular Seksual adalah infeksi yang sebagian besar menular lewat hubungan seksual baik itu hubungan seks vaginal (melalui vagina), anal (melalui anus) ataupun oral (melalui mulut). IMS biasa juga dukenal sebagai Penyakit Menular Seksual (PMS) atau biasa disebut penyakit kelamin.

Kenapa disebut infeksi menular seksual? karena infeksi mempunyai cakupan arti yang lebih luas dan gewjala dari infeksi tidak  hanya terjadi pada alat kelamin saja tapi bisa saja terjadi di tenggorokan, mata, atau bagian lain darri tubuh manusia.

 

No Jenis Jenis IMS Pengertiannya
1 Kencing Nanah (GO) * Penyakit yang biasanya menyerang organ-organ reproduksi seperti pada saluran kencing pada laki-laki atau saluran kelamin pada perempuan
     
    * Pada laki-laki biasanya ditandai dengan : rasa sakit saat buang air kecil atau ereksi, keluar nanah dari saluran kencing terutama pada pagi hari
     
Raja Singa/Sifilis * Gejala timbul luka yang tidak nyeri di penis, bibir kemaluan atau leher.
     
    * Bercak kemerahan yang tidak gatal terutama ditelapak tangan dan kaki, pembesaran kelenjar getah bening  diseluruh tubuh, kutil disekitar alat kelamin dan anus
     
3 Herpes Kelamin * Penyebab : Virus
    * Gejala dan Tanda :
    - ada rasa seperti terbakar atau gatal di kelamin
    -timbulnya bintil-bintil berisi air dengan warna kemerahan
    - luka lecet yang sangat nyeri dan perih
    * Lokas bintil atau luka/lecet :
    - pada perempuan : di sekitar kelamin, di dinding liang kemaluan dan anus
    - pada laki-laki: di batang atau kepala penis, atau sekitar anus
     
4 Jengger Ayam * Penyebab : HPV (Human Papiloma Virus)
    * Tanda Tandanya :
   

- Benjolan kulit berbentuk jengger ayam yang berwarna dengan ukuran       

  bervariasi (tidak beraturan.

    * Lokasi :
    - Pada perempuan di kulit daerah kelamin sampai anus, selaput lendir bagian dalam liang kemaluan sampai leher rahim. Sementara pada laki-laki di kepala penis.
     

Apa yang harus dilakukan jika terkena IMS

1. Jangan ngobatin sendiri dengan minuman anti biotik. Pengobatan yang tidak tepat dapat memperburuk keadaan dan kuman jadi kebal.

2. Kunjungi dokter untuk konsultasi dan pengobatan. Sebelum diberi obat harus dipastikan dulu jenis IMS yang diderita agar pengobatan tepat.

3. Patuhi terapi pengobatan; a. lama pengobatan, b. dosis obat dan c. kunjungan ulang.

Apa itu HIV?

HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Vrus, yaitu virus yang melemahkan sistem kekebalan manusia.

Apa itu AIDS ?

AIDS singatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndroms. Yaitu sekumpulan gejala yang timbul sebagai akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh karena terinfeksi virus HIV.

Dimana Virus HIV berada?

Didalam tubu manusia. Virus HIV hanya terdapat didalam cairan tubuh sesorang yang terinfeksi. Cairan tubuh yang dimaksud, antara lain : a. Darah, b. Air Mani, c. Cairan Vagina dan d. Air susu ibu. 

""Jarang diekathui orang : sebenarnya Virus HIV juga terdapat pada cairan tubuh lainnya, seperti keringat, ludah, air mata, air seni(kencing), tinja (kotoran BAB) dan muntahan""" 

Cairan yang disebutkan terakhir diatas tidak akan berbahaya atau tidakl dapat menular kepada orang lain karena jumlahnya yang sedikit.

Bagaimana penularannya ?

Virus HIV hanya menular jika :

1. Ada virus yang keluar dari tubuh orang yang terinfeksi.

2. Virus tersebut berada di darah, air mani, cairan vagina dan air susu ibu.

3. Jumlah virusnya harus cukup untuk bisa menularkan ke orang lain.

4. Masuk ke tubuh orang yang belum terinfeksi, misalnya lewat luka terbuka.

Apa kaitan Pengguna Narkoba dengan HIV ?

Pengguna narkoba suntik (Penasun) memiliki resiko paling tinggi untuk terinfeksi HIV. Selain itu narkoba juga punya dampak dalam meningkatkan dorongan seksual penggunanya, sehingga mendorong pada perilaku seks yang berisiko.

HIV nggak akan menular melalui :

* Jabat Tangan

* Sentuhan

* Berpelukan

* Berangkulan

* Menggunakan alat makan atau minum yang sama

* Memekai jamban yang sama

* Tinggal serumah dengan ODHA (orang dengan HIV-AIDS)

* Termasuk melalui gigitan nyamuk

Gimana Infeksi HIV terjadi ?

Infeksi HIV terjadi melalui beberapa tahapan :

1. Periode Jendela (Window Periode)

Virus masuk kedalam tubuh dan berkembang. Pada tahap ini (3 bulan pertama) kalau kita melakukan tes, virus belum bisa terdeteksi. Tidak ada gejala yang muncul tapi virus sudah bisa ditularkan ke orang lain.

2. Tanpa Gejala.

Pada tahap ini HIV sudah dapat terdeteksi kalau kamu melakukan tes HIV, tapi dalam tahap ini belum menunjukkan gejala dan tampak sehat, tergantung pada kondisi kesehatan dan daya tahan tubuhnya.

3. Muncul Gejala.

Pada tahap ini mulai muncul gejala-gejala, seperti ; demam berkepanjangan, penurunan berat badan, diare terus menerus tanpa sebab yang jelas, batuk dan sesak nafas lebih dari satu bulan secara terus menerus, kulit menjadi gatal dan muncul bercak-bercak merah kebiruan. Gejala-gejala tersebut menunjukkan sudah ada kerusakan pada sistem kekebalan tubuh.

4. AIDS Pada tahap ini kekebalan tubuh kita sudah sangat menurun, sehingga terserang berbagai penyakit, seperti ; radang paru-paru, (TBC) radang karena jamur di mulut dan kerongkongan, gangguan susunan saraf, kanker kulit infeksi usus, dan infeksi lain.

Tanda-Tanda Orang Yang Hidup Dengan HIV-AIDS.

HIV tidak dapat dilihat dengan kasat mata, hanya dengan melihat seseorang dari tampak luarnya saja.

Untuk memastikan sesorang telah terinfeksHIV atau belum, hanya bisa dilakukan melalui tes HIV. Tes HIV diawali dengan konseling dan dilakukan secara sukarela.

TIP-TIP mencegah IMS dan HIV-AIDS.

Biar tidak tertular HIV-AIDS hindari perilaku berisiko yang bisa menularkan virus. caranya sebagai berikut :

* Abstinence,Tidak berhubungan seks sampai mencapai kesiapan mental dan fisik.

* Be Faithful, Saling setia hanya pada satu pasangan.

* Condom Use, Kondom digunakan oleh pasangan seksual aktif atau seseorang yang sering berganti pasangan.

* Don't Share Needle, Tidak tukaran jarum suntik dan alat tusuklainnya. Gunakan hanya alat suntik, alat tusuk atau alat medis baru atau steril.

* Education, Cari informasi sedini dan sebanyak mungkin agar kita terhindar dari penularan IMS dan HIV-AIDS. (sumber BKKBN,2010----admin Bidang Dalduk)

  • Dibaca: 43 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya