Bupati Giri Prasta Lantik Perbekel Baha, Munggu dan Sobangan

  • 02 Januari 2019
  • Oleh: badungkab
  • Dibaca: 81 Pengunjung
Bupati Giri Prasta Lantik Perbekel Baha, Munggu dan Sobangan

Di penghujung tahun 2018 ini, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melantik 3 (tiga) Perbekel terpilih yaitu Perbekel Desa Baha, Munggu dan Sobangan, masa bakti tahun 2018-2024, Senin (31/12) di ruang pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung. Pelantikan Perbekel terpilih diantaranya I Wayan Rusih sebagai Perbekel Baha, I Ketut Darta sebagai Perbekel Munggu dan I Ketut Tirtayasa sebagai Perbekel Sobangan.

      Dalam sambutan Bupati Giri Prasta menyampaikan, terima kasih atas terselenggaranya pemilihan perbekal serentak yang sudah berjalan dengan tertib, aman dan demokratis. Bupati mengakui bahwa tugas dan tanggungjawab seorang perbekel sangatlah berat, khususnya sebagai penyelenggara serta penanggungjawab kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa. Untuk itu perbekel terpilih diharapkan melaksanakan tugas dan tanggungjawab penyelenggaraan pemerintah desa dengan senantiasa bersandar pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. ”Ciptakan inovasi baru dan budaya kreatifitas. Pada dasarnya permasalahan pemerintahaan bukan terletak pada apa yang dikerjakan, tetapi bagaimana mengerjakannya. Untuk itu sangat diperlukan cara berpikir serta bertindak di luar kebiasaan yang biasa dilakukan, sehingga keberadaan pemerintah benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

      Dikatakan, sekarang ini Pemkab Badung sedang melakukan klasifikasi desa. Mana desa yang berkembang, desa maju dan desa berdikari. Penilaian ini akan menjadi tolak ukur bagi Pemkab dalam memberikan bantuan secara proforsional, adil dan merata. “Kami berikan bantuan secara proforsional sesuai jumlah penduduk, luas wilayah, potensi dan kebutuhan,” terangnya. Dengan klasifikasi desa ini diharapkan desa di Badung mampu melaksanakan fungsi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan dengan baik, sehingga tidak lagi ada istilah membangun desa, namun sekarang desa membangun mewujudkan desa berdikari dan mandiri.

     Lebih lanjut dijelaskan, sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat, perbekel juga dituntut untuk menjunjung netralitas dan mengedepankan profesionalisme dalam melayani masyarakat. Dengan peningkatan kualitas SDM dan mengoptimalkan kinerja perangkat desa. “Jalin koordinasi dan komunikasi yang baik dengan BPD, Bendesa Adat, para Pemuka Agama, tokoh dan seluruh komponen masyarakat termasuk LPM, PKK dan karang taruna sehingga stabilitas dan kondusifitas tetap terjaga,” terangnya.

 

Caption :

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melantik 3 (tiga) Perbekel terpilih yaitu Perbekel Desa Baha, Munggu dan Sobangan, masa bakti tahun 2018-2024, Senin (31/12) di ruang pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • 02 Januari 2019
  • Oleh: badungkab
  • Dibaca: 81 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita